Tim nasional Argentina tampil antiklimaks di final Piala Dunia 2026. La Albiceleste harus mengakui keunggulan Spanyol satu gol tanpa balas di New York New Jersey Stadium pada Senin 20 Juli 2026 dini hari WIB.
Berbagai pihak pun memberikan pandangan terkait penampilan Lionel Messi dan kawan-kawan di laga pamungkas itu.
Salah satunya datang dari legenda Manchester United, Gary Neville. Ia secara lugas menyebut performa Tim Tango di pertandingan itu sangat buruk.
“Harus diakui, mereka bermain sangat buruk dalam pertandingan itu. Memang mereka mampu bertahan di pertandingan selama itu dan saya memberi mereka kredit untuk itu. Namun, permainan mereka benar-benar sangat buruk,” beber Neville.
Perjalanan Argentina menuju final Piala Dunia 2026 memang tidak mudah. Neville menyebut kehadiran Lionel Messi menjadi salah satu faktor kunci yang mengangkat dan ikut menyelamatkan Argentina dalam sejumlah situasi kritis.
“Kalau sesuatu terlihat buruk dan terasa buruk, memang itulah kenyataannya. Penampilan yang kami saksikan sangat mengecewakan. Mereka memang beberapa kali bermain buruk, tetapi memiliki kekompakan, daya juang luar biasa, dan pemain hebat di lini depan, yaitu Lionel Messi, yang sering membawa mereka melewati situasi sulit.”
Ia menegaskan Argentina tanpa Messi tidak akan melangkah jauh hingga partai final. Ia mengulangi pernyataan yang sudah pernah ia sebutkan bahwa Argentina tanpa Messi akan kesulitan menembus babak semifinal.
“Tanpa dirinya, seperti yang pernah saya katakan pada turnamen sebelumnya, Argentina akan menjadi tim yang kesulitan mencapai semifinal,” tandasnya.
Namun pandangan tersebut mendapat kritikan dari Roy Keane. Mantan kapten Manchester United itu mengatakan bahwa apa yang dilakukan Argentina merupakan bagian dari upaya mereka untuk meraih kemenangan.
“Saya rasa kamu terlalu tidak menghormati Argentina. Sebuah tim harus menemukan berbagai cara untuk menang. Kamu memang tidak harus menyukainya, tetapi apakah kamu tidak sedikit mengagumi mereka?”
Hal senada dikatakan Ian Wright. Eks pemain Arsenal itu menyebut Argentina punya kemampuan yang luar biasa dan mental yang tangguh untuk menghadapi situasi sulit seperti saat menghadapi Mesir.
“Argentina memang sangat provokatif, tetapi saya tetap menghormati apa yang mampu mereka lakukan, termasuk kebangkitan luar biasa mereka saat menghadapi Mesir,” tandas Wright.
