Manajer Manchester United, Michael Carrick, memahami kekecewaan para pendukung Setan Merah setelah timnya tersingkir dari Carabao Cup 2026/2027.
Manchester United harus mengakhiri langkahnya di babak ketiga setelah kalah 2-3 dari Brighton di Old Trafford. Hasil tersebut terasa semakin mengecewakan karena Setan Merah sempat unggul dua gol sebelum Brighton membalikkan keadaan.
Peluit panjang langsung disambut reaksi negatif dari para pendukung Manchester United. Cemoohan terdengar dari tribun Old Trafford sebagai bentuk kekecewaan terhadap performa tim yang gagal mempertahankan keunggulan.
Carrick mengaku dapat memahami reaksi tersebut. Menurutnya, para pemain memang tidak memberikan hasil yang seharusnya didapatkan dalam pertandingan tersebut. Ia pun menegaskan bahwa dirinya menerima kritik yang datang dari para suporter.
“Saya benar-benar bisa memahami perasaan para pendukung kami. Kami harus menerima perlakuan mereka itu,” ujar Carrick kepada Sky Sports.
Carrick menilai Manchester United seharusnya mampu mengamankan kemenangan setelah memimpin 2-0. Namun, timnya justru kehilangan kendali dan memberikan kesempatan kepada Brighton untuk melakukan comeback.
“Saya menerima semua kritikan tersebut. Saya bisa memahami bahwa dalam pertandingan seperti itu, kami seharusnya keluar sebagai pemenang dan bukan membiarkan lawan membalikkan keadaan.”
Sebagai manajer, Carrick juga mengambil tanggung jawab penuh atas apa yang terjadi di lapangan. Ia menyatakan siap menerima kemarahan dan kritik dari fans setelah hasil buruk tersebut.
“Saya bertanggung jawab atas apa yang terjadi tadi. Saya bertanggung jawab atas bagaimana kami bermain dan juga hasil yang kami dapatkan. Saya menerima semua kritikan dan juga kemarahan fans,” pungkasnya.
Kekalahan tersebut membuat Manchester United kembali tersingkir di babak ketiga Carabao Cup untuk musim kedua secara beruntun.
