Manchester United kembali mendapat hasil mengecewakan setelah tersingkir dari Carabao Cup 2026/27. Unggul dua gol lebih dulu atas Brighton, Setan Merah justru kehilangan kendali dan akhirnya tumbang 2-3 di Old Trafford.
Youri Tielemans menilai perubahan performa setelah turun minum menjadi faktor utama di balik kekalahan tersebut. Menurutnya, Manchester United secara tiba-tiba kehilangan intensitas permainan ketika memasuki babak kedua.
Awalnya, pertandingan berjalan sesuai harapan tuan rumah. Shea Lacey dan Mason Mount mencetak dua gol dalam waktu singkat pada babak pertama untuk membawa Manchester United memimpin 2-0.
Namun, situasi berubah setelah Brighton berhasil memperkecil ketertinggalan sebelum jeda. Manchester United kemudian kesulitan mengembalikan permainan ke level sebelumnya dan memberikan ruang bagi tim tamu untuk melakukan comeback.
“Entah kenapa kami seakan berhenti bermain di babak kedua. Kami kebobolan gol pertama sebelum jeda pertandingan dan di babak kedua kami tidak bisa kembali mendominasi pertandingan,” ujar Tielemans seperti dikutip Sky Sports.
Brighton memanfaatkan momentum tersebut dengan sangat baik. Tiga gol berhasil mereka ciptakan untuk membalikkan skor menjadi 3-2 sekaligus memastikan tiket ke putaran keempat Carabao Cup.
Kekalahan di kandang sendiri juga mendapat respons keras dari pendukung Manchester United. Setelah pertandingan berakhir, para pemain mendapat sorakan dan cemoohan dari tribun Old Trafford.
Tielemans memahami kekecewaan tersebut. Ia menilai para pemain harus bertanggung jawab karena gagal mempertahankan keunggulan yang sudah mereka bangun.
“Ya, tentu para pendukung kami marah dan frustrasi. Kami tidak boleh melepaskan keunggulan kami seperti tadi. Semuanya tergantung pada kami, para pemain untuk bisa bermain dengan lebih baik lagi,” lanjutnya.
Manchester United kini harus segera mengalihkan perhatian ke Premier League. Mereka akan menghadapi Fulham pada akhir pekan ini dalam pertandingan terakhir sebelum jeda internasional September.
