AC Milan mengawali Serie A 2026/2027 dengan hasil positif. Bertandang ke Stadion Olimpico Grande Torino, Rossoneri berhasil menundukkan Torino 2-1, Senin (24/8/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini terasa spesial karena Milan harus bermain tanpa Rafael Leao yang mengalami cedera. Di tengah kondisi skuad yang belum sepenuhnya ideal, Adrien Rabiot justru muncul sebagai pemain kunci setelah masuk dari bangku cadangan.
Torino sebenarnya mampu memberikan perlawanan sejak awal. Milan bahkan hampir membuka keunggulan ketika Alphadjo Cisse mendapatkan peluang dalam 75 detik pertama, tetapi tembakannya hanya mengenai sisi jaring.
Rossoneri kemudian menciptakan sejumlah peluang melalui Samuel Chukwueze, tetapi penyelesaian akhir mereka belum membuahkan hasil.
Pelatih Ruben Amorim melakukan perubahan pada babak kedua dengan memasukkan Luka Modric dan menggeser Rabiot ke posisi yang lebih ofensif. Keputusan tersebut langsung memberikan dampak.
Pada menit ke-64, Rabiot mengirimkan umpan lambung ke kotak penalti yang berhasil dikontrol Cisse menggunakan dada. Penyerang berusia 19 tahun itu kemudian melepaskan tembakan melengkung ke sudut bawah gawang Torino.
Gol tersebut menjadi gol debut Cisse di Serie A sekaligus membuka jalan bagi Milan untuk meraih kemenangan.
Hanya tiga menit berselang, Rabiot kembali menjadi pusat perhatian. Memanfaatkan umpan silang Chukwueze, gelandang asal Prancis itu melepaskan volley terukur di tiang jauh untuk menggandakan keunggulan Milan menjadi 2-0.
Perubahan posisi Rabiot terbukti menjadi keputusan penting Amorim. Kehadirannya di area yang lebih dekat dengan kotak penalti membuat Milan jauh lebih berbahaya dan berhasil mencetak dua gol dalam waktu singkat.
Torino tidak menyerah. Alieu Njie sempat membentur tiang, sementara sejumlah peluang lain gagal dimanfaatkan. Tuan rumah akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-90+3 melalui Che Adams.
Adams mencetak gol spektakuler lewat penyelesaian akrobatik dari situasi tendangan bebas. Namun, waktu yang tersisa terlalu sedikit bagi Torino untuk menyamakan kedudukan.
Milan pun mengamankan kemenangan 2-1 sekaligus membuka era Ruben Amorim di Serie A dengan tiga poin. Bagi Rabiot, penampilan ini menjadi sinyal bahwa peran lebih ofensif bisa menjadi salah satu senjata penting Milan sepanjang musim.
Susunan Pemain Torino versus AC Milan:
Torino (3-4-2-1): 26-Mascardi; 23-Coco, 44-Ismajli, 15-Comuzzo (17-Kulenovic 85′); 16-Pedersen (29-Fortini 70′), 28-Fitz-Jim, 66-Gineitis, 77-Cacciamani (7-Aboukhlal 81′); 10-Vlasic, 22-Casadei (19-Adams 70′); 18-Simeone (92-Njie 70′).
Pelatih: Ignazio Abate.
AC Milan (3-4-2-1): 16-Maignan; 34-Gila (46-Gabbia 76′), 5-De Winter, 31-Pavlovic; 21-Chukwueze, 30-Jashari (12-Rabiot 56′), 80-Musah, 2-Estupinan (33-Bartesaghi 66′); 8-Loftus-Cheek (14-Modric 56′), 70-Cisse (56-Saelemaekers 66′); 9-Goncalo Ramos.
Pelatih: Ruben Amorim.
