Perjuangan Lionel Messi bersama timnas Argentina di Piala Dunia 2026 sungguh luar biasa. Messi yang sudah berusia 39 tahun masih membuktikan dedikasi dan kualitasnya di lapangan hijau.
Messi menjadi sosok penting yang menghantar Argentina hingga ke final Piala Dunia 2026, satu tangga lebih dekat mempertahankan gelar juara.
Perjuangan Messi yang begitu hebat membuatnya menjadi sosok yang tidak hanya disegani tetapi juga dihormati para pemain lainnya.
Pemain muda Argentina, Giuliano Simeone mengungkapkan kekagumannya kepada mantan pemain Barcelona itu usai membantu Argentina lolos dari hadangan Inggris di babak semifina. Dengan nada emosional berbicara usai kemenangan dramatis 2-1 atas Inggris, putra dari mantan pemain timnas Argentina, Diego Simeone itu begitu mengapresiasi Messi.
“Leo sudah berusia 39 tahun, dia sudah punya semuanya, tapi masih terus bertarung dengan sangat luar biasa,” beber Giuliano Simeone.
Apa yang telah ditunjukkan Messi membuat para pemain lain meresa penting untuk ikut membantu dan berjuang agar bisa memberikan kebanggaan tidak hanya untuk sang legenda hidup tetapi juga raykat Argentina.
“Kami memberikan semua yang kami punya, terus berlari untuk Leo dan berlari untuk Argentina.”
Argentina akan menghadapi Spanyol di partai final di New York New Jersey Stadium pada Senin, 20 Juli 2026 dini hari WIB.
Spanyol sebelumnya lolos ke final usai menyingkirkan tim unggulan lainnya yakni Prancis dua gol tanpa balas.
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente sudah memprediksi bahwa timnya berpeluang besar menghadapi Argentina di partai pamungkas. Ia juga berharap kedua tim bisa bertemu di partai penghabisan.
“Sepak bola Eropa tidak sama dengan Amerika Selatan. Saya benar-benar menantikan kesempatan berhadapan dengan Argentina karena Lionel Scaloni adalah teman saya,” tandas De La Fuente.
Pria asal Spanyol itu sesungguhnya menilai Inggris sebagai tim yang kuat dan sebelum Piala Dunia 2026 menjadi tim yang diprediksi bisa berbicara banyak kali ini.
“Saya sangat menghormati potensi sepak bola Inggris. Menurut opini saya, sebelum Piala Dunia, saya menyebut Inggris sebagai salah satu unggulan nyata.”
Terlepas dari hasil akhir, De La Fuete sesungguhnya siap menghadapi baik Inggris maupun Argentina di partai final.
Itu akan menjadi pertandingan yang ketat di antara dua tim hebat. Namun, kami menyambut keduanya dengan tangan terbuka,” pungkasnya.
