Tim nasional Spanyol berhasil menjadi yang terbaik di Piala Dunia 2026 usai mencatatkan kemenangan 1-0 atas juara bertahan Argentina di partai puncak yang digelar di New Yor New Jersey Stadium pada Senin, 20 Juli 2026 dini hari WIB.
Sang pelatih, Luis de la Fuente pun tak kuasa menyembunyikan kegembiraannya. Ia pun merasa bangga dengan para pemain Spanyol yang didominasi para pemain muda.
“Saya sangat bangga dengan generasi pesepak bola ini. Mereka tumbuh dengan ide yang sama, setia terhadapnya, terus membuatnya menjadi lebih baik, dan memberikan contoh sebagai sebuah kelompok serta keluarga,” tandas De La Fuente.
Pria asal Spanyol itu memuji kualitas para pemainnya sebagai pemain dengan talenta yang hebat.
“Mereka adalah pesepak bola yang bagus dan hebat, dengan talenta luar biasa. Saya merasa sangat bangga.”
Ia merasa cukup emosional ketika melihat kembali perjalannya bersama timnas Spanyol yang telah memenangi hampir semua kompetisi.
“Bagaimana perasaan saya? Saya sangat bersemangat. Ketika melihat kembali perjalanan ini dan memikirkan mereka, kami telah memenangkan segalanya, semuanya, bersama generasi pesepak bola ini.”
Hal senada disampaikan kapten tim Rodri. Gelandang Manchester City ini pun menjadi salah satu pemain yang bersinar di turnamen ini dan dinobatkan sebagai pemain terbaik.
“Rasanya seperti skenario yang sempurna. Saya benar-benar tidak menyangka bisa berada di posisi ini.”
Pemain yang pernah dibekap cedera serius itu menegaskan bahwa gelar juara ini menjadi bukti bagaimana perjuangan seorang pemain terbaik yang jatuh ke titik terendah lalu bisa bangkit lagi.
“Saya ingin generasi muda melihat bahwa seorang pemain bisa mencapai puncak, lalu jatuh ke titik terendah, tetapi tetap mampu bangkit lagi. Ini adalah pelajaran tentang bagaimana mengatasi kesulitan.”
Pemain berusia 30 tahun itu membeberkan rahasia kemenangan mereka atas Argentina di pertandingan final. Salah satunya adalah semangat juang pantang menyerah.
“Rahasia tim nasional ini adalah kami tidak pernah berhenti berjuang. Pada akhirnya, Tuhan membalas keberanian kami.”
Ia mengakui bahwa ini merupakan Piala Dunia tersulit sepanjang sejarah karena diikuti lebih banyak tim.
“Kami sedang berada di puncak kebahagiaan. Skuad ini luar biasa. Kami kini menjadi juara dunia dua kali. Ini adalah Piala Dunia tersulit sepanjang sejarah, dan kami berhasil mengalahkan Argentina yang diperkuat Lionel Messi, pemain terbaik sepanjang masa.”
Ia tidak lupa memberikan apresiasi kepada Argentina sebagai tim yang solid yang membuat mereka begitu kesulitan untuk mencetak gol.
“Argentina adalah juara bertahan. Mereka memang tidak banyak menciptakan peluang, tetapi sangat sulit ditembus. Tetapi, Spanyol bermain sangat baik dan pada akhirnya hasil ini memang pantas kami dapatkan,” pungkasnya.
