Jakarta, 9 Juni 2026 — Penantian panjang para pecinta esports Mobile Legends: Bang Bang di tanah air akhirnya usai. Besok, Rabu, 10 Juni 2026, babak Playoffs Mobile Legends Professional League Indonesia (MPL ID) Season 17 akan resmi dimulai!
Diselenggarakan secara megah di Jakarta International Velodrome, fase penentuan ini menjanjikan pertarungan yang lebih panas, lebih emosional, dan pastinya penuh dengan kejutan tak terduga. Enam tim terbaik dari babak Regular Season siap mempertaruhkan segalanya demi memperebutkan tahta juara, memperebutkan bagian terbesar dari total prize pool senilai Rp4,86 Miliar (sekitar $272.174 USD), serta dua tiket emas menuju turnamen internasional bergengsi, MSC 2026.
Kejutan Regular Season: Tumbangnya Sang Raja
Sebelum kita membedah sengitnya laga pembuka besok, kita tidak bisa mengabaikan narasi besar yang telah tercipta di Regular Season musim ini. Secara mengejutkan, sang “Raja dari Segala Raja”, RRQ Hoshi, harus tertunduk lesu di dasar klasemen. Mengakhiri musim dengan rekor yang sangat mengecewakan (1 kemenangan berbanding 15 kekalahan), RRQ dipastikan absen dari panggung Playoffs.
Absennya raksasa esports ini bukan sekadar berita duka bagi para Kingdom (sebutan fans RRQ), melainkan bukti nyata betapa dinamis dan kompetitifnya ekosistem MPL ID di tahun 2026. Tim-tim lain kini telah berevolusi menjadi jauh lebih kuat. Natus Vincere (NAVI) dan Alter Ego juga harus merelakan tiket Playoffs setelah gagal menembus posisi enam besar klasemen akhir.
Di sisi lain, Sang Raja Langit, ONIC Esports, kembali memamerkan taringnya dengan kokoh di posisi pertama berkat rekor 13-3. Tepat di bawah mereka, Team Liquid ID membayangi di posisi kedua dengan rekor 10-6. Berkat pencapaian gemilang ini, ONIC dan Team Liquid ID berhak atas tiket Upper Bracket dan kini tengah bersantai menanti siapa calon lawan mereka dari pertandingan perebutan tiket (Play-Ins) besok.
Analisis Day 1: Laga Hidup-Mati Demi Tiket Upper Bracket
Pertandingan besok akan menggunakan format Hybrid Elimination di mana babak Play-Ins ini bersifat single elimination. Artinya, siapa pun yang kalah besok, perjalanan mereka di MPL ID Season 17 langsung berakhir. Seluruh laga akan dimainkan dalam format Best of 5 (Bo5).
Match 1: Dewa United Esports vs Geek Fam ID (13:00 WIB)
Laga pembuka esok hari akan mempertemukan unggulan ketiga klasemen, Dewa United Esports (9-7), melawan sang kuda hitam di posisi keenam, Geek Fam ID (8-8). Pertarungan ini diprediksi akan berjalan sangat alot dan penuh perhitungan.
Dewa United datang ke Velodrome dengan momentum positif berkat performa konsisten dan chemistry tim yang memuncak di paruh kedua Regular Season. Permainan objektif, set-up Turtle yang presisi, dan rotasi rapi dari Roamer mereka menjadi kunci kesuksesan anak-anak Dewa. Di sisi lain, Geek Fam ID tetap setia pada identitas mereka: gaya permainan agresif, pertarungan tanpa henti sejak menit pertama, dan kemampuan brilian dalam mengeksploitasi celah lawan di area jungle.
Faktor Penentu: Adaptasi Annual Map Change Musim ke-17 ini memperkenalkan mekanik Annual Map Change yang secara radikal mengubah cara tim menyusun strategi.
-
Keberadaan Dangerous Grass (semak belukar lebat) di area Mid dan lubang Lord akan memaksa Roamer dari kedua tim untuk ekstra hati-hati dalam membuka visi peta.
-
Geek Fam yang gemar melakukan pick-off kejutan sangat diuntungkan dengan fitur Expanding Rivers, di mana air sungai kini meluap ke area lane dan memberikan tambahan movement speed yang signifikan untuk melakukan penyergapan.
Dewa United harus mampu meredam agresi brutal Geek Fam di early game dan menahan pertandingan hingga memasuki fase late game, di mana kedisiplinan dan formasi team fight mereka terbukti jauh lebih solid. Pemenang dari pertandingan ini sudah ditunggu oleh Team Liquid ID di laga Upper Bracket Semifinals pada 11 Juni mendatang.
Match 2: Bigetron by Vitality vs EVOS (18:15 WIB)
Inilah big match yang paling diantisipasi oleh jutaan pasang mata di seluruh nusantara. Pertemuan antara Bigetron by Vitality (posisi 4) melawan EVOS (posisi 5) selalu menghadirkan tensi emosional yang tinggi, namun kali ini taruhannya berada di level yang berbeda. Ini adalah laga hidup dan mati bagi dua organisasi esports legendaris ini.
Bigetron by Vitality, atau Si Robot Merah, menunjukkan performa yang cukup stabil dan menutup musim reguler dengan rekor 9-7. Bergabungnya kekuatan BTR dengan organisasi global asal Prancis, Team Vitality, membawa angin segar dalam struktur kepelatihan dan disiplin in-game mereka. Makro gameplay mereka semakin tertata, dengan sang Gold Laner yang kerap menjadi mesin pembunuh utama di akhir pertandingan.
Sementara itu, EVOS, sang Macan Putih, sempat terseok-seok dan nyaris terperosok di awal musim. Namun, mereka perlahan bangkit dan mengamankan posisi kelima (8-8). EVOS memiliki “DNA Turnamen” yang kerap muncul di saat-saat kritis, menjadikan mereka ancaman comeback mematikan di babak Playoffs.
Faktor Penentu: Adu Mekanik Assassin dan Eksploitasi Peta Laga ini akan menjadi tontonan adu mekanik kelas atas. Perubahan peta Broken Walls (tembok-tembok yang hancur) memberikan rute-rute flanking baru yang tak terduga. Ini adalah medan bermain yang sempurna bagi para Assassin dari kedua tim untuk menyusup dan langsung menusuk backline musuh. EVOS terkenal dengan eksekusi flanking yang brilian dan berani mengambil risiko, sementara Bigetron mengandalkan formasi pertahanan yang rapat layaknya cangkang kura-kura.
Selain itu, fitur Flying Cloud di area markas (base) akan memberikan peluang defense yang lebih cepat. Platform ini memungkinkan hero yang baru saja respawn melayang selama 5 detik untuk dengan cepat mencapai high ground. Fitur ini membuat usaha memenangkan pertandingan (end game) menjadi jauh lebih sulit, sehingga kita berpotensi melihat banyak pertandingan maraton yang melelahkan stamina para pemain. Tim yang mampu menjaga fokus mental di laga ini akan keluar sebagai pemenang, dan langsung menantang sang jawara bertahan klasemen, ONIC Esports.
Atmosfer Velodrome dan Cara Menyaksikan Pertandingan
Bagi para penggemar yang ingin merasakan langsung gemuruh sorakan suporter, dentuman audio dalam game, dan euforia turnamen secara offline, pihak penyelenggara menjanjikan desain panggung yang spektakuler di Jakarta International Velodrome. Tata lighting futuristik dan layar raksasa disiapkan untuk memberikan pengalaman menonton yang immersive.
Mengingat antusiasme komunitas Mobile Legends Indonesia yang luar biasa besar, pastikan Anda telah mengamankan tiket Anda. Tiket untuk hari pembuka masih tersedia terbatas melalui platform resmi, namun tiket untuk babak Grand Final (14 Juni) dan Lower Bracket Finals (13 Juni) dilaporkan sudah terjual habis (Sold Out).
Bagi Anda yang tidak bisa hadir di lokasi, gegap gempita Playoffs MPL ID Season 17 tetap bisa dinikmati dari rumah. Seluruh rangkaian pertandingan akan disiarkan langsung melalui berbagai platform resmi MPL Indonesia, termasuk kanal YouTube Mobile Legends: Bang Bang, TikTok, dan berbagai mitra restreamer terkemuka dalam kualitas resolusi tinggi. Deretan caster dan analyst papan atas akan membedah setiap draft pick dan pergerakan mikro demi memastikan Anda tidak melewatkan detail taktik sekecil apa pun.
Persiapkan camilan Anda, kenakan jersey kebanggaan tim dukungan Anda, dan pastikan koneksi internet Anda stabil. Apakah Dewa United sanggup mengatasi liarnya Geek Fam? Sanggupkah auman Macan Putih EVOS meruntuhkan struktur kokoh milik Bigetron by Vitality? Semua akan terjawab besok!
