Tim nasional Italia dan timnas Bosnia & Herzegovina akan menjalani pertandingan hidup-mati di final play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Duel krusial ini akan digelar di Stadion Bilino Polje, Zenica pada Rabu, 1 April 2026 dini hari WIB.
Kedua tim tentu tidak mau membuang peluang lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Segala daya upaya akan dikerahkan kedua tim. Pelatih Italia, Gennaro Gattuso sudah menyiapkan 23 pemain terbaik. Dengan sedikit perubahan dari komposisi skuad yang mengalahkan Irlandia Utara 2-0 di babak semifinal, salah satu dari Donnarumma, Carnesecchi, dan Alex Meret akan menjadi andalan di bawah mistar gawang.
Lini pertahanan akan bergantung pada Bastoni, Buongiorno, Calafiori, Cambiaso, Dimarco, Gatti, Mancini, Palestra, Spinazzola.
Mereka akan didukung oleh para gelandang berpengalaman mulai dari Barella, Cristante, Frattesi, Locatelli, Pisilli, hingga Sandro Tonali. Di lini depan, harapan untuk membongkar pertahanan rapat Bosnia dan mencetak gol diletakkan pada para striker seperti Esposito, Kean, Politano, Raspadori, dan Retegui.
Para pemain pilihan Gattuso ini akan menghadapi skuad Bosnia yang sarat pengalaman. Bosnia tentu belajar banyak dari kemenangan dramatis via adu penalty atas Wales di babak semifinal. Setelah bermain imbang 1-1, Edin Dzeko dan kawan-kawan berhasil memenangi adu penalty.
Bosnia tidak mau membuang peluang untuk melanjutkan jejak tampil enam kali sebelumnya di Piala Dunia ketika masih bernama Yugoslavia.
Begitu juga Italia yang tidak mau untuk mengukir hat-trick menjadi penonton setelah di dua edisi sebelumnya masing-masing edisi 2018 di Rusia dan 2022 di Qatar tak berhasil lolos.
Pemenang di pertandingan ini akan mendapatkan tiket ke putaran final dan menempati Grup B bersama tuan rumah Kanada, Qatar, dan Swiss. Tiga pertandingan fase grup akan digelar di Toronto, Los Angeles, dan Seattle.
“Siapa pun yang melakukan pekerjaan ini hidup untuk malam-malam seperti ini, ketika Anda merasakan kesemutan dan ketegangan mulai meningkat. Tidak ada yang lebih baik dari itu. Jika Anda tidak merasa seperti ini, artinya Anda harus pensiun atau berhenti melatih,” tegas Gennaro Gattuso.
Mantan gelandang AC Milan itu menegaskan mereka tidak mau kembali menjadi penonton. Namun, ia mengingatkan para pemainnya agar tidak sampai kehilangan focus.
Ia mengisyaratkan tidak akan melakukan perubahan dalam daftar starting XI yang mengalahkan Irlandia Utara di babak sebelumnya dengan Moise Kean dan Mateo Retegui sebagai ujung tombak.
Perkiraan susunan pemain kedua tim:
Bosnia-Herzegovina (4-4-2): Nikola Vasilj; Amar Dedic, Nikola Katic, Tarik Muharemovic, Sead Kolasinac; Esmir Bajraktarevic, Ivan Sunjic, Benjamin Tahirovic, Amar Memic; Haris Tabakovic, Edin Dzeko
Pelatih: Sergej Barbarez
Italia (3-5-2): Gianluigi Donnarumma; Gianluca Mancini, Alessandro Bastoni, Riccardo Calafiori; Matteo Politano, Nicolo Barella, Manuel Locatelli, Sandro Tonali, Federico Dimarco; Moise Kean, Mateo Retegui
Pelatih: Gennaro Gattuso
