Tim nasional Kamboja harus mengakui keunggulan timnas Indonesia di matchday kedua Piala AFF 2026 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor. Pertandingan yang digelar pada Senin, 27 Juli 2026 malam WIB itu berakhir dengan skor 5-1 untuk kemenangan tuan rumah Indonesia.
Pelatih Kamboja, Koji Gyotaku mengaku kecewa dengan kekalahan ini. Namun demikian, ia menyebut timnya mendapat pelajaran berharga dari timnas Indonesi yang diisi para pemain berkualitas.
“Sayang sekali kami kalah dalam laga ini. Tapi kami dapat pengalaman bagus karena indonesia adalah tim dengan pemain berkualitas,” tandasnya.
Lebih lanjut, pelatih asal Jepang itu mengatakan peluang timnya ke babak semifinal belum sepenuhnya tertutup. Mereka masih memiliki dua pertandingan tersisa.
“Sekarang kami masih punya dua tim berikutnya. Kami akan berusaha maksimal dalam dua pertandingan sisa.”
Ia menyebut timnya sebenarnya memiliki peluang mengimbangi Indonesia dengan mencetak satu gol di menit ke-48. Gol ini tercipta akibat kesalahan kiper Indonesia, Nadeo Argawinata dalam mengantisipasi tendangan keras Sokmeng Chea.
“Meski kami hanya mencetak satu gol yang tak berpengaruh, tapi kami hanya fokus pada tim kami saja pada saat itu,” bebernya.
Secara keseluruhan, Kojo mengakui persaingan sulit di Grup A. Grup ini merupakan grup yang sulit karena dihuni tim-tim unggulan seperti Indonesia dan Vietnam.
Walau demikian ia menolak menyerah. Ia memastikan pihaknya akan berjuang maksimal di laga-laga selanjutnya.
“Ya, grup ini sangat sulit apalagi ada vietnam dan Indonesia. tapi kami masih akan terus berusaha,” pungkasnya.
Selanjutnya Kamboja akan menghadapi Timor Leste pada 3 Agustus, sebelum menutup perjuangan di Grup A menghadapi lawan tangguh lainnya yakni Vietnam pada 7 Agustus 2026.
