Jakarta, 16 Februari 2026 ā Jagat kompetitif Mobile Legends: Bang Bang di Indonesia kembali diguncang oleh kabar mengejutkan menjelang bergulirnya MPL Indonesia Season 17. Dua nama besar yang selama ini menjadi ikon kekuatan mekanik tingkat tinggi, Nicky “Kiboy” Fernando dan Schevenko “Skylar” Tendean, secara resmi diumumkan mengambil langkah “rehat” (istirahat) dari panggung kompetitif.

Pengumuman yang dirilis oleh manajemen Fnatic ONIC pada awal Februari ini bukan sekadar berita transfer biasa. Ini menandai berakhirnya sebuah era dominasi dan dimulainya babak regenerasi radikal bagi tim berjuluk “Landak Kuning” tersebut. Keputusan untuk mengistirahatkan dua pemain bintang ini secara bersamaan memicu gelombang spekulasi, analisis, dan rasa kehilangan di kalangan komunitas MLBB tanah air.
Berikut adalah ulasan lengkap, faktual, dan mendalam mengenai alasan di balik rehatnya Kiboy dan Skylar, berdasarkan data yang dihimpun dari pengumuman resmi, performa turnamen terakhir, dan dinamika bursa transfer terkini untuk roster MPL ID S17.
Kronologi Pengumuman: Kejutan di Awal 2026
Isu perombakan roster Fnatic ONIC sebenarnya sudah tercium sejak kegagalan tim ini mempertahankan performa puncak mereka di ajang M7 World Championship yang digelar Januari 2026 lalu. Namun, tidak ada yang menyangka perombakan tersebut akan menyentuh dua pilar utama sekaligus.
Pada tanggal 7 Februari 2026, melalui kanal media sosial resminya, Fnatic ONIC merilis video roster reveal untuk MPL ID Season 17. Dalam video tersebut, manajemen memperkenalkan wajah-wajah baru seperti Kelra (impor dari Filipina) dan SSamuel (promosi dari MDL). Namun, sorotan utama justru tertuju pada absennya nama Kiboy dan Skylar di lineup aktif.
CEO ONIC, Justin Widjaja, dalam sesi wawancara terpisah mengonfirmasi status kedua pemain tersebut. “Untuk season kali ini, Skylar memutuskan untuk rehat karena alasan pribadi dan pemulihan, sementara Kiboy juga akan menepi sejenak dari lineup utama,” ujarnya. Pernyataan ini sekaligus menjawab rumor liar yang beredar bahwa keduanya akan pindah ke tim rival.
Bedah Kasus 1: Mengapa Skylar Rehat?
Kasus Skylar menjadi sangat menarik karena durasi keberadaannya di ONIC yang terbilang singkat. Setelah kepindahannya yang fenomenal dari RRQ Hoshi ke Fnatic ONIC pada MPL ID Season 16 (Agustus 2025), ekspektasi terhadap “Gold Laner Nomor 1 Indonesia” ini sangat tinggi.

Berdasarkan penelusuran dari berbagai sumber komunitas dan performa historis, berikut adalah alasan utama rehatnya Skylar:
1. Akumulasi Burnout dan Tekanan Mental
Skylar telah berkompetisi di level tertinggi tanpa henti sejak ia berseragam RRQ Hoshi. Kepindahannya ke ONIC di Season 16 membawa beban pembuktian yang sangat berat. Meskipun sempat membawa ONIC menjuarai turnamen Games of the Future 2025, tekanan untuk terus perform di dua tim besar (RRQ dan ONIC) dalam waktu berdekatan disinyalir menguras energi mentalnya.
Dalam beberapa live stream pasca M7, Skylar sempat mengeluhkan kelelahan yang bukan hanya fisik, tapi juga mental. Keputusan rehat ini dilihat sebagai langkah bijak untuk me-reset motivasi (“recharge”) sebelum kembali ke performa terbaiknya.
2. Evaluasi Performa Pasca M7
Meskipun tampil gemilang di level domestik, performa ONIC di M7 World Championship tidak sesuai harapan, di mana mereka gugur lebih awal dari prediksi. Sebagai ujung tombak damage dealer, posisi Gold Lane seringkali menjadi sorotan evaluasi. Manajemen dan Skylar tampaknya sepakat bahwa jeda kompetitif diperlukan untuk mengevaluasi gameplay dan menyesuaikan diri dengan META yang terus berubah.
3. Kedatangan “The Filipino Savage”: Kelra
Faktor eksternal yang memperkuat alasan rehatnya Skylar adalah keberhasilan ONIC mendatangkan Grant Duane “Kelra” Pillas. Kelra, yang dikenal sebagai salah satu Gold Laner terbaik dunia dari Filipina, resmi direkrut untuk MPL ID S17. Kehadiran pemain asing dengan kaliber setara atau bahkan lebih agresif ini memberikan ruang bagi Skylar untuk tidak memaksakan diri bermain jika kondisinya belum 100%. Ini adalah strategi rotasi “mahal” yang hanya bisa dilakukan oleh tim sekelas Fnatic ONIC.

Bedah Kasus 2: Kiboy dan Tanda Tanya Cedera
Jika rehatnya Skylar lebih ke arah pemulihan mental dan rotasi, rehatnya Kiboy terasa lebih emosional bagi para “Sonic” (fans ONIC). Kiboy adalah simbol agresivitas ONIC selama bertahun-tahun. Ia adalah roamer yang membawa ONIC meraih Four-Peat (juara 4 kali beruntun) di masa jayanya.
Mengapa sang “Immortal” akhirnya tumbang?

1. Isu Cedera Tangan (Hand Injury)
Rumor mengenai kondisi tangan Kiboy sudah beredar sejak pertengahan tahun 2025. Sebagai roamer dengan mekanik tinggi (terkenal dengan Chou dan Fanny roam-nya), intensitas gerakan jari Kiboy sangat ekstrem. Beberapa laporan dari komunitas menyebutkan bahwa Kiboy membutuhkan waktu istirahat medis untuk mencegah cedera jangka panjang yang bisa mengakhiri karirnya secara permanen, mirip dengan kasus yang menimpa R7 atau Tuturu di masa lalu.
2. Regenerasi Posisi Roamer (Project SSamuel)
Manajemen ONIC tampaknya sudah mempersiapkan skenario “Life After Kiboy”. Promosinya SSamuel dari ONIC Prodigy bukan tanpa alasan. SSamuel telah digembleng di MDL dan menunjukkan performa matang.
Dengan menepinya Kiboy, ONIC memberikan jam terbang penuh kepada SSamuel untuk berkembang tanpa bayang-bayang seniornya. Ini adalah langkah perjudian regenerasi yang harus diambil, mengingat usia kompetitif atlet esports yang terbatas.
3. Perubahan Struktur Kepelatihan
Faktor lain yang tidak bisa diabaikan adalah perubahan di kursi pelatih. CW (Calvin Winata), mantan Gold Laner legendaris ONIC, kini resmi menjabat sebagai Head Coach menggantikan Coach Adi.
CW memiliki visi baru untuk ONIC. Sebagai mantan rekan setim, ia memahami betul batas kemampuan teman-temannya. Keputusan untuk mengistirahatkan Kiboy kemungkinan besar adalah hasil diskusi antara CW dan manajemen demi menjaga keberlangsungan tim jangka panjang, serta memberikan warna gameplay baru yang lebih segar di bawah komando roamer baru.
Dampak Bagi Peta Kekuatan MPL ID S17
Absennya Kiboy dan Skylar secara bersamaan mengubah peta kekuatan MPL ID Season 17 secara drastis.
-
Hilangnya Chemistry Instan: Kiboy adalah inisiator utama, sementara Skylar adalah eksekutor jaminan late game. Kehilangan keduanya berarti ONIC harus membangun ulang chemistry dari nol, terutama dengan adanya kendala bahasa antara pemain lokal (Sanz, Lutpii, SSamuel) dengan pemain Filipina (Kairi, Kelra).
-
Beban di Pundak Kairi dan Sanz: Dengan rehatnya dua pilar tersebut, beban kepemimpinan kini jatuh sepenuhnya ke tangan Kairi (Jungler) dan Sanz (Midlaner). Mereka tidak hanya harus bermain sempurna, tetapi juga harus membimbing SSamuel dan menyatu dengan Kelra.
-
Peluang Bagi Tim Rival: Tim-tim seperti RRQ, EVOS Glory, dan Bigetron Alpha melihat ini sebagai celah. Transisi roster ONIC adalah momen paling rentan yang bisa dimanfaatkan lawan untuk mencuri poin di minggu-minggu awal Regular Season.
Reaksi Komunitas: Antara Sedih dan Optimis
Pantauan di media sosial (Instagram, X, dan TikTok) menunjukkan reaksi beragam dari komunitas MLBB Indonesia:
-
Dukungan Moral: Tagar #ThankYouKiboy dan #ComebackStrongerSkylar sempat menjadi trending topic. Fans menyadari bahwa kesehatan pemain adalah prioritas di atas segalanya.
-
Keraguan pada Roster Baru: Banyak netizen mempertanyakan apakah Kelra bisa beradaptasi cepat dengan gaya main Indonesia yang terkenal “barbar”, dan apakah SSamuel mampu mengisi sepatu besar yang ditinggalkan Kiboy.
-
Teori Konspirasi: Sebagian kecil komunitas masih berspekulasi bahwa ini hanyalah “rehat taktik”. Ada teori yang menyebutkan jika ONIC terpuruk di paruh musim, Kiboy atau Skylar bisa saja diturunkan kembali (seperti kasus Lemon atau Xinnn di masa lalu).
Langkah Mundur untuk Lompatan Lebih Jauh?
Rehatnya Kiboy dan Skylar dari Fnatic ONIC di MPL ID Season 17 adalah peristiwa monumental. Ini bukan sekadar pergantian pemain, melainkan penanda berakhirnya sebuah siklus.
Alasan di balik keputusan ini sangat manusiawi dan strategis: Kesehatan (fisik dan mental), regenerasi talenta, dan evaluasi pasca-kegagalan global. Bagi ONIC, ini adalah perjudian besar. Namun, sejarah membuktikan bahwa ONIC adalah organisasi yang paling sukses melakukan manajemen pemain.
Apakah ONIC akan runtuh tanpa dua pilarnya, atau justru akan lahir monster baru di bawah asuhan Coach CW dengan duet mematikan Kairi-Kelra? Jawabannya hanya akan tersaji di Land of Dawn.
Satu hal yang pasti: MPL ID Season 17 akan terasa sangat berbeda tanpa teriakan montage dari Kiboy dan aksi clutch dari Skylar. Kita hanya bisa berharap masa rehat ini memberikan kesegaran baru bagi mereka untuk kembali lebih kuat di musim depan.
