Pelatih tim nasional Italia, Gennaro Gattuso angkat bicara terkait calon lawan di playoff Piala Dunia 2026. Dari hasil undian, Gli Azzurri akan berhadapan dengan Irlandia Utara di babak semifinal. Pertandingan hidup mati ini akan digelar di kandang Italia pada 26 Maret 2026 nanti.
Italia wajib menang bila ingin menjaga peluang tampil di putaran final Piala Dunia 2026 nanti. Andai lolos dari Irlandia Utara, ujian terakhir yang harus dihadapi adalah Wales atau Bosnia.
Gattuso menilai Irlandia Utara adalah tim yang tanggung dengan kekuatan fisik yang bagus.
“Ini adalah tim yang mengandalkan fisik; mereka tidak pernah menyerah. Kita harus memainkannya. Saya sudah mengatakan ini selama tiga bulan,” bebernya.
Mantan pemain timnas Italia itu menegaskan mereka harus terus meningkatkan kualitas dan menjaga agar mental para pemain tetap terjaga.
“Kami tahu kami harus melalui babak playoff; kami tahu jalan kami harus ditingkatkan. Kami menatap ke depan dengan percaya diri,” sambungnya.
Ia menyadari masih banyak hal yang harus dibenahi. Ia bertekad untuk menyelesaikan kekuarangan seperti terlihat di pertandingan terakhir di babak kualifikasi Piala Dunia 2026.
“Saat ini, kita harus memperbaiki kerapuhan kita karena kita telah membuktikan bahwa ketika kita melakukan hal yang benar, kita kompetitif. Tentu saja, Anda bisa melakukan kesalahan seperti yang kami lakukan malam itu, tetapi ini adalah prioritas saya: memperbaiki aspek ini,” sambungnya.
Gattusso juga sempat disinggung soal Federico Chiesa. Pemain ini dikabarkan menolak panggilan timnas selama masih ditangani Gattuso. Ketika ditanya dalam sesi wawancara, sang pelatih tak bisa menyembunyikan kemarahannya.
“Anda mengetahuinya dengan baik. Anda tahu masalah Chiesa. Anda selalu menanyakan hal yang sama kepada saya,” jawab Gattuso dengan nada tinggi.
Gattuso mengatakan dirinya sudah selalu menyertakan nama Chiesa bahkan berbicara langsung dengan sang pemain. Karena itu, ia menegaskan sumber masalah bukan ada pada pihaknya tetapi pada sang pemain.
“Saya memanggil Chiesa di setiap pemanggilan; saya selalu berbicara dengannya. Masalahnya bukan Gattuso atau stafnya; dia yang jadi masalah, bukan kami.”
Ia juga menyoroti persiapan timnya yang terganggu oleh padatanya jadwal kompetisi Serie A. Ada rencana bila Federasi Sepak Bola Italia ingin menggelar pemusatan latihan di Coverciano. Namun, rencana tersebut sepertinya sulit terwujud karena jadwal pertandingan yang padat.
Gattuso mengaku dirinya akan mencari cara agar bisa terus terhubung dengan para pemain pilihannya guna mempersiapkan diri menghadapi laga krusial kontra Irlandia Utara nanti.
“Dari sudut pandang saya, saya harus memikirkan cara untuk tetap berhubungan dengan para pemain, menatap mata mereka dan berbicara dengan mereka,” pungkasnya.
