Di tengah perseteruan antara Amerika Serikat dan Israel di satu sisi serta Iran di sisi lainnya yang belum juga mereda, publik bertanya-tanya terkait persiapan menuju Piala Dunia 2026.
Amerika Serikat akan menjadi salah satu tuan rumah Bersama Meksiko dan Kanada. Sementara itu, Iran adalah salah satu partisipan yang mewakili benua Asia.
Sempat mengemuka keraguan akan keterlibatan Iran di pesta sepak bola dunia itu, belum lama ini Presiden FIFA, Gianni Infantino angkat bicara.
Orang nomor satu di badan sepak bola dunia itu memastikan timnas Iran akan tetap akan berpartisipasi. Partisipasi Iran tidak akan terpengaruh dengan situasi geopolitik yang tengah memanas di Timur Tengah sejak akhir Februari lalu.
“Iran pasti akan datang. Kami berharap saat itu situasi sudah damai, itu tentu akan sangat membantu,” tandasnya.
Ia mengatakan Iran memiliki hak berpartisipasi karena sudah melewati babak kualifikasi begitu juga keinginan dari rakyat dan para pemain untuk pentas di pesta akbar empat tahunan kali ini.
“Iran harus datang. Mereka mewakili rakyatnya, mereka sudah lolos, dan para pemain ingin bermain,” tegasnya.
Selain itu, ia menegaskan FIFA mengedepankan prinsip olahraga yang harus dipisahkan dari urusan politik. Olahraga pun memiliki makna penting sebagai jembatan perdamaian dan menjaga hubungan antarnegara.
“Olahraga harus berada di luar politik. Jika tidak ada yang percaya membangun dan menjaga jembatan tetap utuh, kami yang akan melakukannya,” tutupnya.
Di putaran final Piala Dunia 2026, Iran tergabung di Grup G Bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Seluruh pertandingannya dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat.
Pembagian Grup Piala Dunia 2026
Grup A
Meksiko
Afrika Selatan
Korea Selatan
Republik Ceko
Grup B
Kanada
Bosnia-Herzegovina
Qatar
Swiss
Grup C
Brasil
Maroko
Haiti
Skotlandia
Grup D
Amerika Serikat
Paraguay
Australia
Turki
Grup E
Jerman
Curacao
Pantai Gading
Ekuador
Grup F
Belanda
Jepang
Swedia
Tunisia
Grup G
Belgia
Mesir
Iran
Selandia Baru
Grup H
Spanyol
Tanjung Verde
Arab Saudi
Uruguay
Grup I
Prancis
Senegal
Irak
Norwegia
Grup J
Argentina
Aljazair
Austria
Yordania
Grup K
Portugal
Republik Demokratik Kongo
Uzbekistan
Kolombia
Grup L
Inggris
Kroasia
Ghana
Panama.
