Inter Milan harus mengakui perjalanan di pentas Eropa musim ini harus berakhir memilukan. Alih-alih berbicara banyak seperti di kompetisi domestik, langkah mereka di Liga Champions 2025/2026 harus berakhir di play-off fase gugur.
Internazionale Milan tak bisa berbuat banyak saat menghadapi Bodo/Glimt. Setelah dibekuk 1-3 di leg pertama, Inter kembali tak berdaya meski bermain di kandang sendiri di Stadio Giuseppe Meazza pada Rabu, 25 Februari 2026 dini hari WIB.
Alih-alih mengejar ketertinggalan dan membalikkan keadaan, Nerazzurri justru kembali harus mengakui keunggulan tim asal Norwegia itu dengan skor 1-2.
Inter pun dipastikan tersingkir dengan skor agregat 2-5. Sementara itu, Bodo/Glimt terus menunjukkan diri sebagai pembunuh raksasa dan akan bertarung di babak 16 besar. Tim-tim seperti Atletico Madrid dan Manchester City pernah merasakan kekalahan.
Satu-satunya gol tuan rumah di pertandingan ini dicetak oleh Alessandro Bastoni. Sementara itu, tim tamu berhasil mencetak sepasang gol melalui Jens Petter Hauge dan Hakon Evjen.
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu mengakui timnya tidak tampil sesuai harpan. Ia menyebut tim tamu tampil lebih baik.
“Kami menghadapi tim yang sangat terorganisir dengan blok pertahanan rendah, menempatkan 10-11 pemain di belakang bola,” bebernya.
Ia menilai tim tamu tampil sangat nyaman dan bisa memaksimalkan keunggulan di leg pertama untuk memberikan tekanan ekstra kepada tuan rumah.
“Kegagalan membuka skor memberikan kenyamanan psikologis bagi mereka, mengetahui bahwa kami harus mencetak dua gol untuk memaksakan perpanjangan waktu.”
Ia pun tak lupa memberikan selamat kepada Bodo/Glimt yang dinilai pantas untuk melangkah ke babak berikutnya.
“Kami harus memberikan selamat kepada Bodo/Glimt, mereka adalah tim yang pantas melaju ke babak berikutnya.”
Di pertandingan penentuan ini, Inter tidak diperkuat sang kapten Lautaro Martinez yang tengah dibekap cedera.
Ia menyayangkan timnya tak bisa menjaga konsistensi seperti di laga-laga awal.
“Kami memulai dengan baik, memenangkan empat pertandingan berturut-turut, tetapi kemudian kami kehilangan beberapa poin meskipun bermain dengan baik.”
Ia tak menampik padatnya jadwal pertandingan ikut berpengaruh pada performa timnya. Saat ini mereka harus membagi fokus ke Serie An dan Coppa Italia. Inter memuncaki Serie A dengan keunggulan 10 poin dan akan menghadapi Como di semifinal Coppa Italia.
“Sulit menemukan energi ketika bermain setiap tiga hari. Saya tidak bisa meminta lebih dari pemain saya, mereka sudah mencoba segalanya malam ini.”
Susunan Pemain Inti Inter Milan versus Bodo/Glimt:
Inter Milan: Yann Sommer; Yann Bisseck, Manuel Akanji, Alessandro Bastoni; Luis Henrique, Davide Frattesi, Piotr Zielinski, Nicolo Barella, Federico Dimarco; Marcus Thuram, Francesco Pio Esposito.
Bodo/Glimt: Nikita Haikin; Fredrik Sjovold, Odis Luras Bjortuft, Jostin Gundersen, Fredrik Bjorkan; Hakon Evjen, Patrick Berg, Sondre Fet; Ole Didrik Blomberg, Kasper Hogh, Jens Hauge.
