JAKARTA, 13 Desember 2025 – Panggung kejuaraan dunia Mobile Legends: Bang Bang, M7 World Championship, siap mengguncang Jakarta pada Januari 2026. Sebagai tuan rumah, sorotan utama tertuju pada dua wakil “Merah Putih” yang akan berlaga di babak Swiss Stage: sang “Raja Langit” ONIC Esports dan “Kuda Hitam” Alter Ego.

Berdasarkan hasil drawing resmi yang digelar Jumat (12/12/2025) kemarin, peta kekuatan kedua tim telah terungkap. Berikut adalah ulasan mendalam terkait komposisi roster, performa terkini, dan analisis peluang mereka di Swiss Stage.
1. ONIC Esports: “The Super Team” yang Semakin Mengerikan
Setelah menjuarai MPL ID Season 16 dengan kemenangan dominan 4-1 di Grand Final, ONIC Esports datang ke M7 bukan hanya sebagai favorit juara, melainkan sebagai tim dengan materi pemain paling mewah di dunia saat ini.
Roster Resmi M7
Perombakan besar yang terjadi pada pertengahan 2025 terbukti efektif. Masuknya Skylar (Gold Laner) dan Lutpiii (EXP Laner) melengkapi kepingan puzzle yang membuat ONIC nyaris tak tersentuh.

-
Jungler: Kairi
-
Mid Laner: S A N Z
-
Roamer: Kiboy
-
Gold Laner: Skylar
-
EXP Laner: Lutpiii
-
Sub: Savero
-
Coach: Adi & CW (Asisten)
Analisis Kekuatan & Swiss Stage
-
Faktor X (Skylar & Kairi): Sinergi antara agresivitas Kairi di jungle dan jaminan late game dari Skylar adalah mimpi buruk bagi lawan. Skylar, yang direkrut dari RRQ pada Agustus 2025, telah membuktikan dirinya sebagai Gold Laner nomor satu di Indonesia musim ini.
-
Tantangan Swiss Stage: Berdasarkan hasil undian, ONIC Esports masih menunggu lawan dari pemenang babak Wild Card. Meski di atas kertas diunggulkan, format Best of One (BO1) di ronde pertama Swiss Stage menuntut disiplin tinggi. Coach Adi menegaskan bahwa timnya tidak akan meremehkan siapa pun, mengingat tim Wild Card biasanya datang dengan momentum panas setelah bertanding lebih dulu.
2. Alter Ego: Pembuktian “El Familia”
Alter Ego kembali ke panggung dunia setelah absen cukup lama. Lolos sebagai runner-up MPL ID S16, perjalanan mereka adalah kisah from zero to hero. Sempat diragukan di awal musim, kombinasi pemain muda dan veteran membawa mereka terbang tinggi.
Roster Resmi M7
Alter Ego membawa skuad yang solid dengan chemistry yang terbentuk dari pertarungan Lower Bracket yang berdarah-darah di liga domestik.

-
Jungler: Yazuke
-
Mid Laner: Hijumee
-
Roamer: Alekk
-
Gold Laner: Arfy
-
EXP Laner: Nino
-
Coach: Xepher
Analisis Kekuatan & Swiss Stage
-
Kekuatan Utama: Nino sebagai veteran dan kapten menjadi pilar mentalitas tim. Namun, sorotan khusus layak diberikan kepada Alekk (Roamer) yang permainan inisiator-nya sering menjadi kunci kemenangan teamfight Alter Ego. Yazuke sebagai Jungler rookie juga tampil eksplosif, meski konsistensinya akan diuji di level internasional.
-
Lawan Perdana: Hasil drawing mempertemukan Alter Ego dengan Aurora (Turki). Ini adalah undian yang cukup menguntungkan (“big luck”) bagi Alter Ego dibandingkan harus bertemu tim Filipina di laga pembuka. Kemenangan di laga perdana sangat krusial untuk membangun momentum di format Swiss yang ketat (butuh 3 kemenangan untuk lolos ke Knockout).
Format Swiss Stage: Medan Perang Baru
M7 menggunakan format Swiss Stage yang dimulai pada 10 Januari 2026.
-
Sistem: 16 tim bertanding dalam 5 ronde.
-
Syarat Lolos: Tim harus meraih 3 kemenangan untuk melaju ke babak Playoff.
-
Eliminasi: Tim yang menelan 3 kekalahan akan langsung gugur.
-
Ronde 1: Menggunakan format BO1 (Best of One), membuat setiap kesalahan kecil bisa berakibat fatal.
Prediksi dan Harapan
Sebagai tuan rumah, tekanan besar ada di pundak ONIC dan Alter Ego. ONIC diprediksi akan melaju mulus ke babak Knockout dengan rekor 3-0 atau 3-1. Sementara itu, Alter Ego memiliki peluang besar untuk lolos jika mampu mengamankan poin penuh saat melawan tim non-SEA (seperti Aurora) dan mencuri poin dari tim-tim unggulan lainnya.
Komunitas esports Tanah Air tentu berharap skenario “All Indonesian Final” dapat terwujud di Istora Senayan nanti, mengulang kejayaan M1 World Championship.
