Pertandingan antara tuan rumah Benfica menghadapi Real Madrid di leg pertama play-off babak gugur Liga Champions 2025/2026 diwarnai berbagai drama. Duel yang digelar di Estadio da Luz pada Rabu, 18 Februari 2026 dini hari WIB dimenangi tim tamu satu gol tanpa balas.
Vinicius Junior tidak hanya mencatatkan namanya di papan skor dengan gol indah melalui sepakan melengkung. Pemain asal Brasil ini juga diduga menjadi sasaran tindakan rasisme yang dilakukan pemain depan Benfica, Gianluca Prestianni.
Di penghujung laga, pelatih tuan rumah Jose Mourinho harus diganjar kartu merah yang membuatnya terpaksa absen di pertandingan leg kedua di kandang Real Madrid.
Madrid yang diuntungkan dengan kemenangan ini hanya butuh hasil imbang di kandang nanti untuk meraih tiket ke fase gugur. Sementara itu, Benfica yang tidak akan didampingi The Special One harus mengejar defisit satu gol untuk membalikkan keadaan.
Meski demikian, pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa mengaku perjuangan timnya menuju babak gugur masih menyisahkan satu pertandingan lagi. Duel belum benar-benar berakhir. Mereka harus mempersiapkan diri sebaik mungkin dan menghindar dari berbagai kesalahan yang tidak perlu.
“Kami tidak boleh membuat kesalahan dengan mengira tim yang dilatih Mourinho sudah tersingkir hanya karena kalah 0-1. Saya tidak tahu jika ada orang yang menganggap seperti itu, namun pastinya orang itu bukan saya.”
Pelatih asal Spanyol itu mengakui Mourinho tentu sudah memikirkan strategi yang akan diterapkan di leg kedua nanti. Karena itu mereka pun harus mempersiapkan diri dengan baik.
“Dia (Mourinho) sudah mulai mempersiapkan pertandingan berikutnya seketika ia masuk ke ruang ganti dan ini bukan hasil yang bisa membuat kami berleha-leha. Benfica bukan tim yang akan membiarkan kami tancap gas jika kami ingin mengalahkan mereka.”
Meski demikian ia tetap yakin timnya punya peluang untuk melangkah ke babak berikutnya dengan tambahan dukungan dari para penggemarnya.
“Bernabeu akan menunggu kedatangan Benfica, dan para fans kami akan berada bersama kami dan itu akan jadi faktor yang krusial.”
Untuk itu ia menegaskan bila ingin menyingkirkan klub asal Portugal itu mereka harus bisa menampilkan permainan terbaik selama 90 menit.
“Jika kami ingin menyingkirkan Benfica, kami masih harus memainkan 90 menit pertandingan dengan sangat baik, seperti yang kami lakukan hari ini,” tutupnya.
Susunan pemain Benfica versus Real Madrid:
Benfica (4-2-3-1): Anatoliy Trubin; Amar Dedic, Tomas Araujo, Nicolas Otamendi, Samuel Dahl; Leandro Barreiro, Fredrik Aursnes; Gianluca Prestianni, Rafa, Andreas Schjelderup; Vangelis Pavlidis.
Pelatih: Jose Mourinho.
Real Madrid (4-4-2): Thibaut Courtois; Trent Alexander-Arnold, Antonio Rudiger, Dean Huijsen, Alvaro Carreras; Arda Guler, Federico Valverde, Aurelien Tchouameni, Eduardo Camavinga; Kylian Mbappe, Vinicius Junior.
Pelatih: Alvaro Arbeloa.
