England manager Thomas Tuchel gestures during the World Cup qualifying soccer match between England and Albania at Wembley stadium in London, Friday, March 21, 2025. (Adam Davy/PA via AP)
Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel begitu optimis menyambut putaran final Piala Dunia 2026 yang tinggal menghitung bulan. Pria asal Jerman itu yakin timnya akan membuat sesuatu yang spesial di pentas akbar yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu.
“Ya , karena kami menjadi lebih baik. Kami harus datang dan mencoba membuat sesuatu yang spesial terjadi, tetapi kami tidak bisa menjaminnya,” beber Tuchel.
Penampilan Inggris di babak kualifikasi memang meyakinkan. Namun, ujian sesungguhnya baru akan tersaji di putaran final nanti. Ia belum memastikan komposisi pemain yang akan diboyong nanti. Namun, ia memastikan akan memberi tempat kepada para pemain terbaik.
“Semua orang tahu bahwa kami tidak bisa berjanji akan juara, tetapi mereka ingin melihat sebuah tim, semangat tim, tim yang memberikan segalanya dan berjuang satu sama lain, baik mereka berada di stadion atau menonton di TV,” sambungnya.
Secara umum, ia sangat yakin dengan kedalaman skuad yang dimiliki saat ini. Peluang untuk berbicara banyak pun terbuka lebar.
“Jika para pemain mbisa melakukan itu maka saya pikir apa pun bisa terjadi. Kami cukup berani untuk memimpikannya, kami bisa cukup berani untuk mencobanya.”
Meski begitu, para kontestan nanti akan menghadapi tantangan yang tak bisa dianggap remeh dari kondisi panas ekstrem. Sejumlah negara sudah mempersiapkan strategi di antaranya dengan mengamankan para pemain cadangan di tempat tertutup demi menjaga kondisi fisik mereka.
“Jika ini yang membantu kami nanti dalam pertandingan ketika mereka masuk, kami harus mempertimbangkannya sebagai kemungkinan.”
Ia menilai pilihan tersebut merupakan bagian penting untuk mencegah terjadinya risiko yang lebih besar.
“Tidak ada yang suka cara itu, karena saya ingin para pemain berada di luar untuk merasakan energi dan memberi kami energi dari bangku ke lapangan.”
Hal seperti ini sudah terjadi saat perhelatan Piala Dunia Antarklub 2025 yang digelar di tempat yang sama.
“Namun, saya melihat para pemain melakukan hal ini di Club World Cup. Semoga kami bisa menghindarinya. Selalu lebih baik ketika mereka bisa bersama kami di luar.”
