Istanbul kembali menjadi kuburan bagi Liverpool. Setelah di fase liga Liga Champions 2025/2026, kali ini terjadi di leg pertama babak 16 besar, The Reds terkapar di markas Galatasaray.
Pertandingan yang digelar di Rams Park pada Rabu, 11 Maret 2026 dini hari WIB berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Gol tunggal kemenangan Galatasaray dicetak oleh Mario Lemina di awal babak pertama. Gol di menit ketujuh ini bermula dari sepak pojok yang disundul Victor Osimhen kea rah depan gawang dan disambut Lemina ke gawang Liverpool yang dijaga Giorgi Mamardashvili.
Liverpool yang terkejut dengan gol cepat itu berusaha mengejar ketertinggalan. Namun, hingga laga usai skor tak juga berubah.
Kekalahan ini membuat Liverpool harus bekerja keras di leg kedua. Meski bermain di kandang sendiri di Stadion Anfield, The Reds harus mencetak lebih dari satu gol bila ingin membalikkan keadaan.
Sementara itu, klub asal Turki hanya butuh hasil seri dengan skor berapa pun untuk lolos ke fase selanjutnya.
Pelatih Liverpool, Arne Slot mengakui timnya tampil tidak sesuai harapan. Ia menilai timnya seperti mengalami déjà vu yang buruk di laga ini.
“Saya bisa bilang kami mengalami deja vu yang buruk hari ini. Seperti yang anda lihat bahwa skor akhir pertandingan hari ini sama persis dengan pertandingan tiga bulan yang lalu,” tandas Slot.
Lebih lanjut, pelatih asal Belanda itu mengatakan timnya seharusnya bisa mendapat hasil lebih baik karena bermain menekan sejak awal pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang. Hanya saja, efektivitas memaksimalkan kesempatan itu masih menjadi pekerjaan rumah utama.
“Di pertandingan ini kami seharusnya bisa mencetak banyak gol. Kami menciptakan banyak sekali peluang, namun kami juga banyak buang-buang peluang. Kami tampil dengan sangat baik di 15 menit pertama, namun kami gagal mencetak gol.”
Ia menilai ada kemiripan antara kekalahan di pertandingan ini dan pertemuan sebelumnya di fase liga tiga bulan lalu.
“Ada banyak kesamaan antara tiga bulan lalu dan sekarang. Kami memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol. Setelah 10-15 menit, Anda berharap kami unggul, lalu serangan pertama mereka berujung pada gol dari bola mati. Terakhir kali juga dari titik penalti. Dan satu lagi gol kami yang dianulir, jadi banyak kesamaan.”
Ia menyadari timnya harus segera berbenah. Masih banyak hal yang perlu dibenahi ke depan.
“Anda memainkan dua pertandingan melawan satu sama lain dan sekarang sudah babak pertama, mereka unggul 1-0. Kami bisa bermain lebih baik, saya 100% yakin tentang itu,” tegasnya.
Susunan pemain Galatasaray versus Liverpool:
Galatasaray: Ugurcan Cakir; Wilfried Singo, Abdulkerim Bardakci, Davinson Sanchez, Ismail Jakobs; Mario Lemina, Lucas Torreira; Baris Alper Yilmaz, Gabriel Sara, Noa Lang; Victor Osimhen.
Pelatih: Okan Buruk.
Liverpool: Giorgi Mamardashvili; Joe Gomez, Virgil van Dijk, Ibrahima Konate, Milos Kerkez; Alexis Mac Allister, Ryan Gravenberch; Mohamed Salah, Dominik Szoboszlai, Florian Wirtz; Hugo Ekitike.
Pelatih: Arne Slot.
