Pertandingan sengit terjadi di pekan ke-28 Serie A yang tersaji di San Siro, Senin, 9 Maret 2026 dini hari WIB yang mempertemukan dua tim sekota, Inter Milan versus AC Milan.
Duel yang bertajuk Derby della Madonnina ini berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan AC Milan. Gol tunggal kemenangan Rossoneri dicetak oleh Pervis Estupinan.
Gol di menit ke-35 berawal dari serangan balik cepat yang dituntaskan Estupina.
Tertinggal satu gol membuat Inter meningkatkan intensitas serangan setelah jeda. Pio Esposito dan Ange-Yoan Bonny menjadi harapan untuk menggempur pertahanan lawan.
Pelatih Inter, Cristian Chivu melakukan perubahan dengan memasukan Petar Sucic dan Denzel Dumfries di menit ke-59, mengisi tempat Henrikh Mkhitaryan dan Luis Henrique.
Berbagai upaya Inter Milan tak kunjung berbuah manis. Menjelang bubaran, tepat di menit ke-90+1 situasi memanas. Esposito jatuh di kotak penalti. Kemudian Inter mendapat sepak pojok. Pada percoabaan kedua, tendangan Federico Dimarco berhasil mengoyak gawang Milan. Namun, wasit lebih dahulu meniup peluit menganulir gol tersebut.
Kubu Inter pun mengklaim ada handball di kotak terlarang. Namun, wasit bergeming dan sama sekali tidak meminta bantuan VAR.
Kekalahan ini membuat Inter gagal menambah poin. Inter masih menempati puncak klasemen sementara dengan 67 poin. Kini jarak Inter dengan AC Milan di posisi kedua terpaut tujuh angka.
Pelatih Milan, Massimiliano Allegri angkat bicara terkait insiden handball Ricci di menit ke-95. Menurutnya di balik polemik yang mengemuka ia tak mau memberikan komentar dan menganggap keputusan terbaik mestinya ada di tangan analis wasit dan VAR.
“Banyak polemik akan muncul soal sentuhan tangan Ricci pada menit ke-95, dan saya menyerahkannya kepada analisis wasit serta persoalan VAR,” tegas Allegri.
Pria asal Italia itu mengaku keputusan dalam situasi seperti itu sungguh sulit.
“Saya hanya mengingatkan bahwa dalam banyak situasi seperti itu biasanya diberikan penalti, dan hanya beberapa kali saja tidak diberikan.”
Terkait persaingan menuju tangga juara di akhir musim, Allegri mengakui Inter masih menjadi favorit. Meski kalah dalam derbi ini, ia tak meragukan sang rival masih terlalu kuat untuk dijegal.
“Akan ada banyak diskusi juga soal prediksi, apakah Inter masih sangat difavoritkan untuk memenangkan scudetto. Jawaban saya adalah ya, karena keunggulan tujuh poin dengan sepuluh laga tersisa masih bisa dikelola dengan cukup mudah oleh tim kuat seperti Inter.”
Susunan pemain AC Milan versus Inter Milan:
AC Milan (3-5-2): Mike Maignan; Fikayo Tomori, Koni De Winter, Strahinja Pavlovic; Alexis Saelemaekers, Youssouf Fofana, Luka Modric, Adrien Rabiot, Pervis Estupinan; Rafael Leao, Christian Pulisic.
Pelatih: Massimiliano Allegri.
Inter Milan (3-5-2): Yann Sommer; Alessandro Bastoni, Manuel Akanji, Yann Bisseck; Federico Dimarco, Henrikh Mkhitaryan, Piotr Zielinski, Nicolo Barella, Luis Henrique; Francesco Pio Esposito, Ange-Yoan Bonny.
Pelatih: Cristian Chivu.
