Perjalanan Liam Rosenior sebagai pelatih Chelsea akhirnya berakhir. Tak lama setelah menelan kekalahan memalukan 0-3 dari Brighton pada Rabu, 22 April 2026 dini hari WIB, pria berusia 41 tahun itu harus kehilangan pekerjaan.
Ia menukangi The Blues selama empat bulan dari enam tahun masa kontrak dan selama itu performa Si Biru tidak meyakinkan. Chelsea menelan lima kekalahan beruntun yang membuatnya terlempar dari zona Eropa. Kini Enzo Fernandez dan kawan-kawan berada di urutan ketujuh dengan 48 poin dari 34 pertandingan.
Pemecatan ini disampaikan klub melalui situs resminya. Dalam pernyataannya, pihak klub tak lupa mengucapkan terima kasih atas dedikasi Liam dan staf pelatih selama empat bulan terakhir.
“Chelsea Football Club hari ini telah berpisah dengan Pelatih Liam Rosenior. Mewakili semua orang di Chelsea FC, kami ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada Liam dan stafnya atas semua upaya mereka selama bersama klub,” tulis pernyataan resmi klub.
Lebih lanjut, klub mengatakan tidak mudah untuk mengambil keputusan tersebut. Namun, melihat sepak terjang klub belakangan ini yang tidak sesuai harapan maka perlu segera melakukan pembenahan.
“Ini bukan keputusan yang diambil klub dengan ringan, namun hasil dan performa terakhir telah jatuh di bawah standar yang diperlukan dengan masih banyak yang harus diperjuangkan musim ini.”
Liam Rosenior sendiri sepertinya sudah pasrah dengan kondisi tim. Hal ini tercermin dari komentarnya setelah kekalahan di markas Brighton. Ia menilai para pemain sudah kehilangan semangat berseragam klub.
“Pada dasarnya, pada kebanggaan yang seharusnya Anda rasakan saat mengenakan seragam itu, hal itu tidak dapat diterima,” tegasnya.
Rosenior itu berharap para pemainnya bisa belajar banyak dari kekalahan ini. Bila selama ini ia pasang badan terhadap para pemainnya, maka tidak demikian kali ini. Ia ingin para pemain ikut bertanggung jawab.
“Saya telah membela para pemain, dan saya bertanggung jawab. Saya selalu mengatakan itu. Tetapi setelah malam ini, saya pikir para pemain juga perlu bercermin atas apa yang telah mereka berikan. Kami kalah dalam 80 persen duel.”
Di masa transisi ini klub menunjuk Calum McFarlane sebagai pelatih interim hingga akhir musim ini.
Klub pun sedang bergerak untuk mencari pengganti. Beberapa nama mengemuka. Mulai dari Cesc Fabregas yang tengah menjalani musim mengagumkan Bersama Como di Serie A, berikut Andoni Iraola yang baru saja meninggalkan Bournemouth.
Selain itu, ada nama mantan pemain Chelsea yang tengah menangani klub Brasil, Flamengo yakni Filipe Luis. Luis digadang-gadang sebagai salah satu pelatih muda potensial.
Nama-nama beken lainnya seperti Diego Simeone hingga Julian Nagelsmann pun turut disebut. Lantas siapa tepat menangani Chelsea di musim depan?
