Liverpool dan Tottenham Hotspur harus puas dengan hasil imbang dalam lanjutan pertandingan Premier League yang digelar di Anfield pada Senin, 16 Maret 2026 dini hari WIB.
Kedua tim menyudai pertandingan dengan skor identik 1-1.
Liverpool lebih dahulu membuka keunggulan melalui Dominik Szoboslai. Gol di menit ke-18 itu lahir dari eksekusi tendangan bebas akurat yang tak bisa digagalkan Vicario.
Perjuangan Spurs mengejar ketertinggalan berbuah manis di penghujung laga. Richarlison tampil sebagai antagonis bagi Liverpool dengan golnya di masa injury time menuntaskan skema serangan balik cepat yang dilanjutkan Randal Kolo Muani dengan umpan pendek yang disambar dengan sempurna oleh pemain asal Brasil itu.
Gol ini sekaligus memastikan pertandingan berakhir sama kuat. Liverpool pun gagal mendulang poin penuh dan belum bisa merangsek ke empat besar. Sementara itu, bagi Spurs tambahan satu poin membuatnya sedikit menjauh dari zona degradasi sekaligus mengakhiri catatan lima kekalahan beruntun.
Kubu Liverpool tentu kecewa berat dengan kekalahan ini. Hasil minor yang terjadi di kandang sendiri membuat sang pelatih, Arne Slot tak bisa menyembunyikan kegundahannya.
“Dalam sebagian besar laga ini, kami adalah tim yang lebih baik, saya rasa itu adalah momen ketika seharusnya kami harus mencetak gol kedua.”
Lebih lanjut pelatih asal Belanda itu menyayangkan timnya tak bisa memaksimalkan banyaknya peluang yang dimiliki untuk mencetak gol.
“Saya rasa kami punya banyak peluang di momen tersebut. Ketika pertandingan berjalan lebih seimbang, 15-20 menit akhir, itu adalah momen ketika salah satu dari kedua tim bakal mencetak gol. Mereka menciptakan seluruh peluang dengan cara yang sama.”
Ia menyebut timnya juga bisa memperagakan gaya bermain dengan memaksimalkan serangan balik cepat.
“Melepaskan bola panjang lalu bertarung memperebutkan bola kedua dan kemudian berusaha menghadirkan ancaman dalam momen seperti itu. Kami juga beberapa kali bisa merebut bola kedua dan menghadirkan serangan balik.”
Hanya saja di setiap perjuangan untuk menciptakan peluang demi peluang, Liverpool masih kesulitan untuk mengkonversi menjadi gol.
“Namun dalam semua rangkaian serangan balik, saya merasa dengan kualitas pemain yang kami miliki, seharusnya kami bisa memiliki kesempatan yang lebih besar atau ketika kami mendapatkannya, kami seharusnya mencetak gol.”
Lebih mengecewakan lagi adalah gol balasan tim tamu yang terjadi di penghujung laga membuat mereka gagal mengunci poin penuh.
“Kami tidak mampu melakukannya dan di menit-menit akhir kami kebobolan gol penyama kedudukan dan kami tak punya banyak waktu untuk membalasnya,” pungkasnya.
Susunan pemain Liverpool versus Tottenham Hotspur:
Liverpool (4-2-3-1): Alisson; Robertson, van Dijk, Gomez, Frimpong; Mac Allister, Gravenberch; Wirtz, Szoboszlai, Ngumoha; Gakpo
Pelatih: Arne Slot
Tottenham Hotspur (3-4-2-1): Vicario; Dragusin, Danso, Porro; Souza, Sarr, Gray, Spence; Richarlison, Tel; Solanke
Pelatih: Igor Tudor (Caretaker)
