Menjelang tenggat waktu roster lock MPL Indonesia Season 17 pada pertengahan Februari 2026, bursa transfer skena kompetitif Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) di Tanah Air semakin memanas. Di tengah gemuruh pergerakan transfer besar-besaran—seperti merapatnya Super Kenn ke RRQ Hoshi dan Kelra ke ONIC ID—Dewa United Esports mengambil langkah strategis yang mengundang apresiasi dari para analis. Organisasi berjuluk “Anak Dewa” tersebut secara resmi memastikan bahwa Muhamad “Octa” Akmal Maulana kembali masuk dan mengunci pos utama sebagai Midlaner dalam jajaran roster mereka untuk mengarungi kerasnya MPL ID Season 17.

Keputusan Dewa United untuk memasukkan kembali Octa ke dalam barisan tempur utama bukanlah tanpa alasan. Di tengah fase regenerasi—di mana beberapa pemain seperti Vanz dan Markk diturunkan ke tim MDL (Dewa United Heka)—Octa justru dipercaya menjadi pilar sentral. Berikut adalah analisis lengkap mengenai rekam jejak, statistik performa, serta proyeksi kekuatan Dewa United bersama Octa di musim ini.
Jejak Langkah Octa: Dari Skena Tier B Menuju Panggung Utama
Bagi pengamat setia skena kompetitif MLBB, nama Octa adalah representasi dari kerja keras dan kesabaran. Perjalanan karier profesionalnya merupakan bukti nyata dari sebuah proses pematangan yang panjang:

-
Awal Karier (2021): Octa memulai debut profesionalnya bersama Aura Blaze, menapaki kerasnya kompetisi lapis kedua di Indonesia.
-
Masa Keemasan di MDL (2021 – 2023): Kepindahannya ke RRQ Sena menjadi titik balik yang krusial. Di tim inilah Octa mulai diperhitungkan sebagai “berlian mentah”. Puncaknya terjadi pada ajang MDL Indonesia Season 8, di mana ia berhasil menyabet gelar individu bergengsi: MVP pada Week 4 serta dinobatkan sebagai First Team Winner, sekaligus membawa RRQ Sena menjadi Runner-up.
-
Promosi ke Kasta Tertinggi (2025): Meski bersinar terang di MDL, Octa sempat kesulitan menembus roster utama RRQ yang sarat akan bintang veteran. Kesempatan emas itu akhirnya datang pada 19 Februari 2025, ketika Dewa United Esports mengakuisisinya untuk bertarung di MPL ID Season 15.
Transisi dari MDL (Tier B) ke MPL (Tier A) sering kali menjadi batu sandungan bagi banyak pemain muda karena tekanan mental dan tuntutan micro-mechanic yang masif. Namun, Octa berhasil menepis stigma tersebut dan membuktikan kelayakannya di liga paling kompetitif di dunia.
Pembuktian di MPL ID Season 16: Tulang Punggung “Anak Dewa”
Faktor terkuat mengapa Octa mutlak masuk dalam skema roster Coach Right untuk Season 17 dapat dilihat dari performa impresifnya di MPL ID Season 16 (paruh kedua 2025). Pada musim tersebut, Dewa United Esports berhasil menempel ketat tim-tim papan atas dan tampil sebagai “kuda hitam” yang mematikan.

Bersama Jungler Reynaldo “Reyy” Ferdiand, Octa membentuk duet rotasi tengah yang sangat solid. Catatan statistik dari liga menunjukkan kontribusi masif Octa bagi tim:
-
Efisiensi KDA: Octa mencatatkan perolehan KDA sebesar 7,17 di sepanjang MPL ID S16. Angka ini merupakan yang tertinggi kelima di liga, mencerminkan gaya bermainnya yang rapi, cermat dalam positioning, dan sangat minim melakukan blunder.
-
Hero Pool Luas: Pemain asal Indonesia ini tidak hanya terpaku pada satu meta. Ia tampil mematikan saat memegang Mage Highground klasik penguasa area seperti Odette, Kagura, hingga Wu Zetian. Di sisi lain, ia juga adaptif menggunakan Assassin di Midlane (seperti Helcurt) untuk merusak formasi garis belakang lawan.
-
Pencapaian Historis Tim: Berkat makro dan penguasaan objektif yang diinisiasi oleh Octa, Dewa United sukses menembus babak Playoffs dan mengakhiri Season 16 di peringkat kelima (5th). Membawa organisasi yang terbilang baru masuk ke franchise league menuju posisi lima besar adalah sebuah prestasi luar biasa.
Analisis Roster Dewa United S17: Menjahit Sinergi Baru
Menghadapi musim yang baru, manajemen Dewa United Esports meracik komposisi roster yang lebih segar namun tetap mempertahankan fondasi kuat mereka. Susunan pemain yang disiapkan untuk MPL ID Season 17 meliputi:
-
Midlaner: Octa
-
EXP Laner: Qinn
-
Roamer: Muezza
-
Gold Laner: Maybee
-
Amunisi Baru: Itoshi Kesu, Dolyn
-
Pelatih Utama: Coach Right
Dalam komposisi ini, Octa memegang peran sebagai Jantung Rotasi. Dalam ekosistem taktik MLBB 2026, memenangkan prioritas Midlane pada lima menit pertama adalah kunci mutlak untuk mengamankan kontes Turtle dan melakukan invasi ke Jungle lawan.
Sinergi antara Octa dan Muezza sebagai Roamer akan menjadi motor utama penyerangan Dewa United. Muezza yang agresif membuka peta (map control) sangat membutuhkan dukungan cover damage yang presisi dari Octa. Jika sang Midlaner mampu mempertahankan tingkat disiplin farming dan kejelian rotasinya, Dewa United dipastikan akan mendominasi fase early-to-mid game.
Tantangan dan Ekspektasi: Mampukah Menembus M7 World Championship?
MPL Indonesia Season 17 diprediksi oleh banyak analis sebagai musim paling keras dalam sejarah. Semua tim berlomba membangun super team melalui transfer lintas negara. Namun, taruhan di musim ini bernilai jauh lebih besar dari sekadar trofi liga domestik.
Musim kompetisi 2026 menjadi krusial karena M7 World Championship dijadwalkan akan diselenggarakan di Jakarta, Indonesia. Kesempatan bermain membela nama negara di hadapan publik sendiri adalah impian tertinggi bagi setiap atlet esports MLBB. Target Dewa United tahun ini sangat jelas: menembus batas peringkat lima dan masuk ke Grand Final untuk memperebutkan tiket ke panggung dunia.
Tantangan utama Octa adalah menjaga konsistensi mental saat harus berhadapan secara langsung dengan Midlaner kelas dunia dari tim lawan. Namun, melihat rekam jejaknya—yang secara konsisten terus menunjukkan grafik peningkatan sejak masih berlaga di MDL, debut MPL di S15, meledak di S16, dan kini memimpin lini tengah di S17—Octa jelas memiliki kapasitas untuk memberikan kejutan masif.
Penyandangan Status Midlaner Elite
Kepastian Octa masuk ke dalam roster Dewa United Esports untuk MPL ID Season 17 bukanlah sekadar perpanjangan kontrak biasa; ini adalah penegasan statusnya sebagai salah satu Midlaner elite di Indonesia. Berbekal mentalitas pejuang, mekanik yang tajam, dan pemahaman makro yang cerdas, Octa siap membawa nama “Anak Dewa” menggebrak papan atas dan membuktikan bahwa mereka pantas diperhitungkan di kancah M7 kelak.
