Liverpool harus menelan pil pahit di pekan ke-25 Premier League 2025/2026. Terlibat dalam “big match” menghadapi Manchester City di Stadion Anfield pada Minggu, 8 Februari 2026 dini hari WIB, The Reds harus mengakui keunggulan tamunya dengan skor 1-2.
Liverpool padahal sempat memimpin melalui gol indah Dominic Szoboszlai di menit ke-74. Namun, tim tamu berhasil bangkit di 10 menit terakhir. Bernardo Silva mencetak gol penyeimbang di menit ke-84, sebelum Erling Haaland mengunci kemenangan lewat eksekusi penalti di menit ke-90+3.
Penalti ini bermula dari pelanggaran sang kiper Alisson Becker terhadap Matheus Nunes di kotak penalti.
Hasil ini tentu sungguh mengecewakan bagi tuan rumah. Liverpool tertahan di posisi keenam dengan 39 poin. Sementara itu City terus menjaga posisinya di urutan kedua dengan 50 poin.
Pelatih Liverpoo, Arne Slot tak kuasa menyembunyikan keecewaannya. Ia mengaku kecewa dan marah.
“Ya, perasaan marah, perasaan kecewa, tentu saja. Di babak pertama, City adalah tim yang lebih baik di lapangan tanpa menciptakan banyak peluang besar, kecuali satu dari Haaland di menit pertama,” tandas Slot.
Lebih lanjut, pelatih asal Belanda itu menyebut mereka sudah berjuang maksimal untuk meredam agresitivas lawan. Namun, City tetap menunjukkan kualitas tersendiri.
“Tapi mereka bermain lebih mudah dengan bola. Namun peningkatan yang telah kami lakukan sejak tiga atau empat bulan lalu menurut saya terlihat jelas bagi semua orang.”
Ia menyebut mereka berkembang lebih baik di babak kedua. Hanya saja, City terus memberikan tekanan hampir di semua lini.
“Di babak kedua, standar permainan kami meningkat. Standar dalam hal intensitas. Kami menekan mereka di seluruh lapangan dan itu adalah peningkatan terbesar yang telah kami lakukan dalam tiga atau empat bulan terakhir.”
Ia tidak lupa memberikan apresiasi kepada lawan yang membuat mereka sungguh kerepotan dan memacu mereka harus mengeluarkan performa terbaik.
“Seluruh tim sekarang mampu bermain di level tertinggi melawan tim yang mungkin merupakan salah satu tim terbaik, mungkin tim terbaik atau salah satu tim terbaik di Inggris dalam penguasaan bola, untuk bermain sangat baik tanpa bola adalah peningkatan yang besar.”
Ia sedikit menyayangkan timnya tak mampu menjaga keunggulan. Kesalahan yang dilakukan akhirnya berujung petaka.
“Babak kedua yang fantastis, saya mengharapkan lebih dari unggul 1-0 tetapi kami tidak mampu dan kemudian kebobolan dua gol,” tutupnya.
Susunan Pemain Liverpool versus Manchester City:
Liverpool (4-2-3-1): Alisson Becker; Dominik Szoboszlai, Ibrahima Konate, Virgil van Dijk, Milos Kerkez; Ryan Gravenberch, Alexis Mac Allister; Mohamed Salah, Florian Wirtz, Cody Gakpo; Hugo Ekitike.
Manchester City (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Matheus Nunes, Abdukodir Khusanov, Marc Guehi, Rayan Ait-Nouri; Bernardo Silva, Rodri, Nico O’Reilly; Antoine Semenyo, Erling Haaland, Omar Marmoush.
