Gelaran Mobile Legends Professional League Indonesia (MPL ID) Season 17 telah memasuki fase yang paling menegangkan. Tepat pada Jumat, 22 Mei 2026, kompetisi kasta tertinggi Mobile Legends di Indonesia ini membuka tirai untuk Week 9 yang merupakan pekan penentu alias pekan terakhir dari Regular Season. Di tengah riuhnya perebutan tiket menuju babak Playoff, kabar kurang sedap menghampiri kubu Geek Fam. Sang “Kingslayers” yang sebelumnya cukup nyaman berada di paruh atas klasemen, kini harus menerima kenyataan pahit bahwa posisi mereka sedang sangat terancam.
Persaingan yang begitu ketat di papan tengah membuat Geek Fam kini berada di ujung tanduk. Posisi ke-5 yang sempat mereka tempati pada penutupan Week 8 kini rawan tergusur, bahkan berpotensi melempar mereka keluar dari zona Playoff (Top 6) jika mereka tidak waspada di dua pertandingan terakhirnya.
Drama Papan Tengah: Klasemen yang Semakin Memanas
Berbeda dengan musim-musim sebelumnya di mana tim-tim unggulan biasanya sudah mengamankan posisi jauh sebelum pekan terakhir, MPL ID Season 17 menyajikan drama yang luar biasa. ONIC Esports memang telah mengunci posisi puncak sekaligus menyegel tiket Upper Bracket dengan rekor fantastis 12 kemenangan dan hanya 2 kekalahan. Di sisi lain, RRQ Hoshi yang berstatus sebagai tim raksasa justru harus menelan pil pahit, dipastikan tersingkir lebih awal setelah terpuruk di dasar klasemen.
Namun, sorotan utama tertuju pada pertempuran berdarah di papan tengah. Tujuh tim berebut lima slot Playoff yang tersisa. Berikut adalah gambaran klasemen menuju pekan terakhir:

Geek Fam, Bigetron, dan Alter Ego sama-sama mengantongi 7 kemenangan dan 7 kekalahan (Match W-L). Meskipun Geek Fam unggul tipis dari segi Net Game Win (+1) berkat kemenangan krusial 2-0 atas Bigetron di Week 8, posisi ini sama sekali tidak aman. Dinamika pertandingan di hari Jumat (22 Mei) di mana Bigetron dan Alter Ego sama-sama bertanding, membuat posisi Geek Fam secara tidak langsung tergeser ke tepi jurang.
Mengapa “The Kingslayers” Berada dalam Bahaya?
Julukan “The Kingslayers” yang melekat pada Geek Fam bukan tanpa alasan. Tim ini sering kali menjadi batu sandungan bagi tim-tim papan atas. Namun, inkonsistensi masih menjadi penyakit utama mereka di Season 17. Memainkan Patch 2.1.67a yang sangat menitikberatkan pada objektif dan penguasaan map di early to mid-game, Geek Fam kerap kali melakukan blunder rotasi yang berujung pada hilangnya Turtle maupun Lord.
Posisi mereka terancam karena dua faktor utama:
-
Kebangkitan Rival: Tim-tim seperti Team Liquid ID (TLID) dan Dewa United menunjukkan grafik performa yang menanjak di paruh kedua musim, mengumpulkan 8 kemenangan dan perlahan menjauhi kejaran Geek Fam.
-
Margin Poin yang Kritis: Dengan koleksi agregat Game W-L 17-16, Geek Fam tidak punya banyak buffer atau bantalan poin. Jika mereka kalah telak (0-2) di laga berikutnya, Net Game Win mereka bisa langsung merosot ke zona negatif, membuat mereka sangat rentan disalip oleh Bigetron atau Alter Ego.
Mengupas Roster Geek Fam Musim Ini
Untuk bertahan di tengah badai, Geek Fam sangat bergantung pada mentalitas roster aktif mereka saat ini. Kehilangan beberapa pemain veteran di musim-musim sebelumnya membuat Geek Fam harus melakukan penyesuaian.
Berikut adalah amunisi yang mereka bawa di laga penentuan ini:
-
Baloyskie (Roamer): Sang kapten sekaligus otak serangan dari Filipina. Visi bermain dan inisiasi dari Baloyskie adalah kunci utama Geek Fam. Jika Baloyskie berhasil mendapatkan hero signature-nya seperti Franco atau Grock, persentase kemenangan tim ini akan melonjak tajam.
-
A B O Y (Midlaner): Pemain lokal yang telah membela Geek Fam sejak akhir 2022. Kemampuannya menjaga tempo di tengah dan memberikan burst damage sangat diandalkan.
-
MarceL (EXP Lane): Pemain muda yang baru bergabung awal 2026 ini harus menanggung beban berat menjaga lane dari gempuran offlaner veteran tim lain.
-
Nazara (Jungler): Mengisi peran krusial sebagai ujung tombak penguasaan objektif (Retribution). Tekanan tertinggi jelas ada di pundaknya.
-
KennzyySkie (Gold Lane): Mengemban tugas sebagai damage dealer utama di late game, menggantikan peran yang sebelumnya sangat melekat pada sosok Caderaa.
Dengan roster yang merupakan perpaduan antara darah muda dan pengalaman veteran, Geek Fam harus segera menemukan ritme terbaik mereka. Kesalahan komunikasi sedikiti saja bisa berakibat fatal.
Ujian Berat di Pekan Penentu (Week 9)
Nasib 7 tim yang tersisa akan ditentukan di pekan ini. Berdasarkan analisis data terbaru, Geek Fam memiliki probabilitas lolos Playoff sebesar 77,51%. Angka ini cukup optimis, tetapi probabilitas di atas kertas bisa hancur oleh realita di arena.
Jadwal “Neraka” yang harus dilalui Geek Fam akhir pekan ini:
1. Match 1: Geek Fam vs Team Liquid ID
Sabtu, 23 Mei 2026 (14:15 WIB)
Ini adalah laga hidup mati bagi Geek Fam. Team Liquid ID saat ini duduk nyaman di posisi ke-4 dan hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengunci tiket Playoff. TLID memiliki makro gameplay yang sangat disiplin. Jika Geek Fam mencoba bermain agresif tanpa perhitungan, TLID akan dengan mudah menghukum mereka lewat serangan balik yang tertata rapi. Kemenangan di laga ini adalah harga mati bagi Baloyskie dan kawan-kawan.
2. Match 2: NAVI vs Geek Fam
Minggu, 24 Mei 2026 (20:15 WIB)
Meski NAVI berada di ambang eliminasi (posisi 8) dan hanya memiliki peluang lolos sebesar 10,25%, justru inilah yang membuat laga ini sangat berbahaya. Tim yang bermain tanpa tekanan (alias nothing to lose) sering kali menampilkan draf hero yang tidak tertebak dan strategi all-in. Laga penutup pekan ini bisa menjadi penentuan takdir bagi Geek Fam—apakah mereka akan berpesta, atau justru angkat koper lebih awal.
Skenario Kelolosan
Untuk bisa lolos ke fase Playoff dan terhindar dari ancaman degradasi klasemen:
-
Skenario Terbaik: Geek Fam menyapu bersih dua laga (vs TLID dan vs NAVI) dengan kemenangan. Mereka akan mengoleksi 9 poin dan mengamankan posisi 4 atau 5 dengan nyaman, tanpa perlu melihat hasil pertandingan Bigetron dan Alter Ego.
-
Skenario Aman: Menang setidaknya 1 match (baik 2-0 atau 2-1). Tambahan 1 kemenangan akan membuat mereka mengoleksi 8 poin. Walau mungkin akan disamai oleh Bigetron atau Alter Ego, Geek Fam diyakini masih bisa selamat berkat perhitungan keunggulan head-to-head dan Net Game Win.
-
Skenario Terburuk: Kalah beruntun di dua laga sisa. Jika ini terjadi, dan di tempat lain Bigetron serta Alter Ego memenangkan laga mereka, maka Geek Fam akan resmi tergusur ke peringkat 7 dan gagal melaju ke babak Playoff.
Mampukah Sang Penakluk Raja Bertahan?
Dengan Prize Pool sebesar Rp1.000.000.000 untuk sang juara pertama dan tiket menuju turnamen internasional bergengsi MSC 2026, pertaruhan di pekan terakhir ini lebih besar dari sebelumnya. Geek Fam bukan hanya bertarung untuk lolos dari fase grup, tetapi juga bertarung demi harga diri, pembuktian kepada para penggemar, dan kelangsungan karier roster mereka saat ini.
Dunia esports selalu penuh dengan kejutan dan memori yang tak terduga. Apakah “The Kingslayers” akan kembali membuktikan magisnya di bawah tekanan, atau justru Season 17 akan menjadi saksi runtuhnya kejayaan mereka di papan atas MPL ID? Jawabannya akan tersaji di akhir pekan ini. Semua mata kini tertuju pada Land of Dawn!
