Jose Mourinho mengungkapkan bahwa Rodri sempat memiliki keraguan ketika mendapat tawaran bergabung dengan Real Madrid. Situasi tersebut akhirnya membuat pelatih asal Portugal itu ikut ragu terhadap kemungkinan kedatangan gelandang Timnas Spanyol tersebut ke Santiago Bernabeu. Rodri kemudian memilih Barcelona setelah meninggalkan Manchester City pada musim panas ini, padahal sebelumnya ia diperkirakan akan bergabung dengan Madrid.
Mourinho mengaku telah berbicara langsung dengan Rodri beberapa kali mengenai peluang transfer tersebut. Pelatih yang kini kembali menangani Madrid dengan kontrak tiga tahun itu mengungkapkan bahwa hubungan kedua klub berjalan baik dan tawaran yang diberikan kepada Rodri pun sangat menarik.
“Saya berbicara dengan Rodri beberapa kali. Real Madrid memberinya tawaran yang sangat bagus,” ujar Mourinho dalam wawancara dengan El Chiringuito.
Namun, keraguan yang muncul dari pihak pemain justru membuat Mourinho mempertanyakan apakah transfer tersebut memang tepat bagi Madrid. Baginya, seorang pemain yang ingin membela klub sebesar Real Madrid seharusnya tidak memiliki keraguan sedikit pun.
“Rodri memiliki keraguan, dia ragu, dan saya pikir keraguan yang dimiliki Rodri membuat saya ikut ragu,” kata Mourinho.
Meski gagal membawa Rodri ke Madrid, Mourinho tetap mengakui kualitas sang gelandang sebagai pemain luar biasa. Namun, ia memiliki pandangan tegas mengenai standar pemain yang ingin membela Real Madrid.
“Real Madrid begitu besar sehingga kami tidak bisa memiliki pemain yang berpikir dua kali,” ujar Mourinho.
Ia tetap menghargai sikap Rodri selama proses berlangsung dan mendoakan karier sang gelandang di Barcelona. Namun, kegagalan tersebut tidak lantas mengubah keyakinan Mourinho terhadap skuad yang sudah dimilikinya saat ini.
“Saya suka skuad ini,” tegas Mourinho ketika ditanya mengenai kemungkinan tambahan pemain.
Madrid sendiri telah mendatangkan enam pemain baru pada musim panas ini, termasuk Marc Cucurella, Yan Diomande, Bernardo Silva, Ibrahima Konate, Denzel Dumfries, dan Carlos Espi. Mourinho menilai komposisi tim tersebut sudah memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk bersaing, meski bursa transfer masih terbuka.
Fokusnya kini beralih pada persiapan tim untuk mengejar Barcelona setelah dua musim tanpa gelar utama. Mourinho juga menilai ruang ganti Madrid memiliki kemauan besar untuk meraih kesuksesan dan ingin membangun kembali mental juara klub.
Kehadiran Rodri di Barcelona membuat persaingan kedua klub semakin menarik. Kini, Mourinho harus membuktikan bahwa Madrid tetap mampu kembali ke puncak meski gagal mendapatkan salah satu gelandang terbaik dunia tersebut.
