Jakarta, Februari 2026 – Skena kompetitif Mobile Legends: Bang Bang di Indonesia kembali bergemuruh. Menjelang bergulirnya Mobile Legends Professional League Indonesia (MPL ID) Season 17 yang diprediksi akan kick-off pada akhir Maret mendatang, bursa transfer pasca-M7 World Championship menyajikan drama dan kejutan masif. Fokus utama tentu saja tertuju pada rivalitas abadi dua raksasa, ONIC Esports dan RRQ Hoshi.
Kedua tim tercatat melakukan perombakan besar-besaran ( roster revamp ). ONIC berambisi mempertahankan takhta dan mengejar kejayaan internasional, sementara RRQ Hoshi membawa misi “balas dendam” pasca terpuruk dan gagal lolos ke Playoff di MPL ID Season 16 lalu. Berdasarkan lock roster resmi yang baru saja diumumkan, mari kita bedah dan bandingkan kualitas skill dari susunan pemain kedua tim untuk musim ini.
🟡 ONIC Esports: Era Baru Sang Landak Kuning dengan Bintang Filipina
ONIC mengambil langkah yang sangat berani di musim ini. Kepergian Coach Adi dan diangkatnya CW menjadi Head Coach adalah transisi besar. Namun, sorotan utama ada pada lini serang mereka.

Daftar Roster Resmi ONIC MPL ID S17:
-
EXP Laner: Lutpii
-
Jungler: Kairi
-
Mid Laner: Sanz
-
Gold Laner: Kelra
-
Roamer: Samuel
-
Head Coach: CW
Ulasan Skill dan Kekuatan Susunan ONIC
Kekuatan mekanik ONIC di atas kertas saat ini sangat mengerikan. Bergabungnya Kelra, bintang asal Filipina (eks-ONIC PH), mengisi kekosongan posisi Gold Laner secara sempurna. Kelra dikenal memiliki positioning kelas dunia dan pool hero marksman yang sangat luas. Ia akan memberikan jaminan damage di late game yang stabil.
Di lini tengah, duo Kairi dan Sanz masih menjadi mesin penggerak utama. Kairi tetap memegang predikat sebagai salah satu Jungler Assassin dan Utility terbaik dengan mekanik Retribution yang nyaris tanpa celah. Sementara itu, Sanz adalah otak macro yang sangat licin dan sulit di-pick-off.
Di posisi EXP Lane, Lutpii semakin matang sebagai penahan badan dan inisiator team fight. Tantangan terbesar ONIC musim ini mungkin ada pada adaptasi Samuel, Roamer muda yang baru saja dipromosikan dari ONIC Prime. Ia harus segera menyamakan chemistry dengan Kairi dan Kelra jika tidak ingin menjadi titik lemah yang dieksploitasi lawan. Dari segi taktik, transisi CW dari pemain menjadi pelatih akan sangat menguji seberapa jauh drafting ONIC bisa beradaptasi dengan meta 2026.
👑 RRQ Hoshi: Misi Kebangkitan Sang Raja dengan “Darah Muda” dan Disiplin PH
Sejarah kelam di MPL ID Season 16—di mana mereka finis di posisi ketujuh—memaksa manajemen RRQ Hoshi merombak taktik. Mereka mendatangkan dua nama baru yang krusial sembari mempertahankan trio muda mereka di bawah asuhan Coach Khezcute.

Daftar Roster Resmi RRQ Hoshi MPL ID S17:
-
EXP Laner: RRQ Dan
-
Jungler: Super Kenn
-
Mid Laner: Rinz
-
Gold Laner: Toyy
-
Roamer: Idok
-
Head Coach: Khezcute
Ulasan Skill dan Kekuatan Susunan RRQ Hoshi
Kekuatan utama RRQ musim ini ada pada ledakan agresi di early hingga mid-game. Keputusan merekrut Super Kenn dari Bigetron Esports untuk menggantikan Sutsujin adalah manuver jenius. Super Kenn dikenal sebagai “petarung jungle” yang sangat agresif. Kemampuannya melakukan invade dan merusuh area farming lawan akan membuat rotasi RRQ jauh lebih cepat.
Untuk menyeimbangkan agresi tersebut, RRQ mendatangkan Dan Nathaniel Yambao (RRQ Dan), pemain asal Filipina dari tim tier-2 RRQ Kaito. Gaya bermain EXP Laner Filipina yang terkenal dengan disiplin tinggi, penguasaan lane freeze, dan kalkulasi team fight yang matang diharapkan mampu menutupi celah pertahanan RRQ.
Sementara itu, trio muda Rinz (Mid), Toyy (Gold, yang kini memikul beban berat menggantikan Skylar yang rehat), dan Idok (Roam) dipertahankan demi menjaga chemistry. Mekanik ketiga pemain ini tidak perlu diragukan, namun PR terbesar mereka adalah decision making di momen krusial agar tidak mengulangi blunder seperti di musim lalu.
⚔️ Head-to-Head Skill: ONIC vs RRQ di Land of Dawn
Jika kedua tim ini berbenturan di panggung MPL ID S17, berikut adalah perbandingan kekuatan di setiap lininya:
1. Jungler (Kairi vs Super Kenn) Ini adalah pertarungan antara kalkulasi melawan agresi murni. Kairi (ONIC) memiliki keunggulan dalam fleksibilitas hero pool dan efisiensi farming. Namun, jika Super Kenn (RRQ) dibiarkan menggunakan hero-hero invader (seperti Martis atau Barats) dan ditemani oleh Idok, Kairi bisa sangat kesulitan di lima menit pertama. Keunggulan: Seimbang (ONIC unggul di Late Game, RRQ unggul di Early).
2. Gold Laner (Kelra vs Toyy) Di atas kertas, ONIC memegang keunggulan telak di sektor ini. Kelra adalah pemain berkaliber juara dunia dengan mentalitas turnamen yang luar biasa. Toyy (RRQ) memiliki potensi mekanik yang hebat, tetapi menghadapi laning phase melawan Kelra akan menjadi ujian mental yang sangat berat bagi pemain muda tersebut, terutama tanpa kehadiran Skylar sebagai mentor langsung di panggung. Keunggulan: ONIC Esports.
3. Mid Laner (Sanz vs Rinz) Sanz memiliki awareness map dan positioning yang menjadikan dirinya Mid Laner paling konsisten di Indonesia. Rinz (RRQ) lebih sering mengandalkan micro-skill yang flashy untuk mendapatkan solo kill atau inisiasi kejutan. Secara makro dan kontribusi obyektif, Sanz masih berada di atas Rinz. Keunggulan: ONIC Esports.
4. EXP Laner (Lutpii vs RRQ Dan) Pertarungan adu mekanik yang paling menarik. Lutpii sudah terbukti mampu menghadapi tekanan di panggung besar, sementara RRQ Dan membawa gaya permainan Filipina yang sabar dan objective-oriented. RRQ Dan berpotensi menjadi “tembok” yang sulit ditembus oleh rotasi ONIC, memberikan waktu bagi Super Kenn dan Toyy untuk scaling. Keunggulan: Seimbang.
5. Roamer (Samuel vs Idok) Idok (RRQ) memiliki nilai tambah dari segi jam terbang bermain bersama Rinz dan Toyy di panggung utama MPL. Chemistry mereka sudah terbentuk. Di sisi lain, Samuel (ONIC) masih harus membuktikan bahwa dirinya pantas berdiri di samping pemain sekelas Kairi dan Sanz. Keunggulan: RRQ Hoshi.

Keunggulan Yang Tak Terbantahkan?
Berdasarkan data dan komposisi skuad saat ini, ONIC Esports secara keseluruhan masih terlihat lebih superior dari segi firepower murni dan mental juara, terutama dengan masuknya sang bintang Filipina, Kelra. Mereka adalah kandidat terkuat untuk mendominasi fase Regular Season.
Namun, RRQ Hoshi tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka adalah wildcard yang mematikan. Dengan suntikan gaya bermain liar Super Kenn dipadukan dengan disiplin RRQ Dan di EXP Lane, RRQ memiliki potensi untuk mengacak-acak ritme bermain tim-tim mapan yang telat panas. Jika Coach Khezcute mampu memoles kedisiplinan trio muda mereka, RRQ Hoshi siap kembali ke takhtanya.
Musim ke-17 ini dipastikan akan menjadi salah satu musim paling brutal dalam sejarah MPL Indonesia!
