Memasuki penghujung bulan Maret 2026, kancah kompetitif Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia (MPL ID) Season 17 akan segera bergulir. Setiap tim telah merampungkan susunan roster terbaiknya demi memperebutkan tahta tertinggi di Tanah Air, sekaligus tiket emas menuju MLBB Mid-Season Cup (MSC) 2026 yang akan diselenggarakan dalam rangkaian Esports World Cup di Riyadh, Arab Saudi.

Salah satu tim yang paling menyita perhatian pada bursa transfer musim ini adalah Geek Fam ID. Musim lalu (Season 16) menjadi tamparan keras bagi The Geeks. Tim yang sebelumnya dikenal sebagai “Kuda Hitam” mematikan dan sempat mewakili Indonesia di ajang M5 World Championship ini harus menelan pil pahit gagal lolos ke babak playoff dan terjerembab di zona merah klasemen. Merespons kegagalan tersebut, manajemen Geek Fam melakukan perombakan masif. Pada pengumuman resminya tanggal 27 Februari 2026, Geek Fam merilis susunan pemain yang memadukan talenta muda lokal, wajah veteran yang kembali, hingga kejutan pemain impor.
Berikut adalah ulasan dan analisis lengkap mengenai wajah baru roster Geek Fam ID di MPL ID S17.
1. Transisi Kursi Kepelatihan: Era Baru Tanpa Bluffzy
Langkah pertama yang diambil Geek Fam dalam masa evaluasinya adalah merombak staf kepelatihan. Tim resmi berpisah dengan sang pelatih kepala, Bluffzy, yang dikabarkan telah kembali ke Filipina. Peran juru taktik kini diserahkan kepada Coach MxMoore.
Kehadiran pelatih baru ini diharapkan mampu membawa perspektif strategi yang segar. Kegagalan di musim lalu banyak dipengaruhi oleh kebuntuan drafting dan adaptasi meta yang lambat. Dengan masuknya MxMoore, Geek Fam dituntut untuk kembali menemukan identitas agresif mereka yang sempat hilang, terutama dalam hal rotasi objektif di lima menit pertama pertandingan.
2. Rombak Total di EXP Lane: Eksperimen Lokal dan Ekspansi Malaysia
Sektor EXP Lane menjadi lini yang mengalami perubahan paling drastis. Setelah melepas Mercy “Gobs” Ratuliu, Geek Fam langsung merekrut dua nama baru untuk mengisi posisi krusial ini.

-
Marcel: Didatangkan dari VL Team yang bersinar di Liga Esports Nasional (LEN) 2025. Marcel adalah representasi dari talenta akar rumput yang memiliki mekanik mikro tinggi. Kehadirannya memberikan opsi rotasi pemain lokal yang solid.
-
Ye3 (Muhammad Al-Amin Bin Zamri): Ini adalah kejutan terbesar di bursa transfer. Geek Fam resmi mengimpor EXP Laner asal Malaysia yang sebelumnya bermain untuk CG Esports. Kedatangan Ye3 mencatatkan sejarah tersendiri; ia menjadi pemain Malaysia ketiga yang meniti karier di MPL Indonesia, mengikuti jejak para pendahulunya yang sukses besar, yakni Sasa (ONIC Esports) dan Rippo (Bigetron Esports). Ye3 dikenal dengan penguasaan hero-hero tebal penginisiasi (initiator) yang sangat cocok dengan meta kompetitif saat ini.
3. Tulang Punggung Tim: Bertahannya Sang Kapten dan Poros Midlane
Sempat beredar rumor liar bahwa Geek Fam akan ditinggal oleh pilar utamanya. Namun, pengumuman roster menepis semua kabar burung tersebut.
-
Baloyskie (Roamer / Kapten): Allen Jedric Baloy dipastikan tetap menjadi nahkoda tim. Visi makro dan kemampuan shotcalling Baloyskie adalah nyawa dari permainan Geek Fam. Kemampuannya menggunakan hero pick-off seperti Franco dan Chou akan kembali menjadi ancaman nyata.
-
Asune (Roamer): Sebagai pelapis sekaligus tandem Baloyskie, Asune didatangkan untuk memperkaya variasi strategi, terutama jika tim membutuhkan gaya permainan Roamer bertipe healer atau perlindungan pasif yang berbeda dari gaya agresif Baloyskie.
-
A B O Y (Midlaner): Valent Agriansyah Putra tetap dipercaya menjaga area tengah. Aboy memiliki statistik damage per minute (DPM) yang konsisten dan sangat piawai mengendalikan hero High Ground seperti Pharsa, Yve, dan Novaria. Stabilitas Aboy sangat dibutuhkan untuk menyeimbangkan agresivitas Baloyskie.
4. Ujung Tombak Serangan: Ketajaman Maykids dan “The Comeback of Caderaa”
Keberhasilan sebuah tim di late game sangat bergantung pada Jungler dan Gold Laner mereka.
-
Maykids (Jungler): Muhammad Akbar Prasetia Ardani kembali memegang peran Jungler. Di tengah transisi meta yang fluktuatif antara Tank Jungler dan Assassin Jungler, Maykids dituntut untuk bisa lebih fleksibel. Eksekusi Retribution-nya dalam kontes Turtle dan Lord akan menjadi indikator utama perbaikan Geek Fam musim ini.
-
KennzyySkie (Gold Laner): Kenny Ramadhan tetap dipertahankan untuk memberikan daya gedor di side lane.
-
Caderaa (Gold Laner): Sang fenomena kembali! Kembalinya Mohammad Dwi Chandra Pambudi alias Caderaa ke dalam susunan roster utama adalah angin segar bagi para penggemar. Caderaa memiliki insting penempatan posisi (positioning) kelas atas saat menggunakan Marksman momentum seperti Wanwan, Claude, dan Beatrix. Kehadiran Caderaa memberikan garansi asuransi di fase late game yang kerap menjadi kelemahan Geek Fam musim lalu.
5. Strategi Promosi Roster: Kekuatan Visual dan Eksposur Media
Di luar aspek teknis di Land of Dawn, ada satu hal menarik yang patut dianalisis dari persiapan Geek Fam musim ini, yaitu strategi pengenalan roster mereka kepada publik. Kampanye peluncuran roster yang dirilis secara digital menunjukkan peningkatan kualitas yang signifikan dalam eksekusi promosinya.
Dalam industri esports modern, pembuatan video promosi dan perilisan poster roster reveal memegang peranan krusial untuk menarik perhatian penggemar dan sponsor. Geek Fam menyajikan video pengenalan dengan sinematografi yang apik, dipadukan dengan desain poster beresolusi tinggi yang menampilkan tata letak dinamis dan manipulasi gambar (digital imaging) yang tajam. Narasi “kebangkitan” (redemption arc) berhasil dibangun bukan hanya melalui pernyataan resmi, tetapi secara visual melalui color grading video yang intens dan tipografi poster yang tegas. Langkah ini terbukti efektif sebagai strategi pemasaran daring yang membangun hype maksimal dan interaksi (engagement) positif di komunitas sesaat sebelum liga dimulai.
6. Analisis dan Prediksi Performa di MPL ID S17
Melihat komposisi di atas, Geek Fam memiliki roster yang sangat berimbang (well-rounded). Kelemahan di lini depan pada musim sebelumnya telah ditambal dengan mendatangkan Ye3 dan Marcel. Jika Ye3 bisa beradaptasi dengan cepat terhadap ritme permainan tim Indonesia yang sarat akan teamfight berintensitas tinggi, lini EXP Lane Geek Fam tidak akan mudah ditembus.
Kunci utama lainnya terletak pada chemistry antara Baloyskie dan Caderaa yang sudah terbangun di masa lalu. Kombinasi inisiasi Baloyskie dan penyelesaian akhir (finishing) dari Caderaa bisa mengembalikan status mereka sebagai “Giant Slayer” (Pembunuh Raksasa) yang ditakuti oleh tim-tim papan atas seperti ONIC dan RRQ Hoshi.
Namun, tantangan terbesar bagi Coach MxMoore adalah menyatukan visi bermain dari para pemain baru dan lama ini dalam waktu yang relatif singkat. Babak Regular Season yang tidak mentolerir banyak kesalahan mengharuskan Geek Fam untuk langsung tampil “panas” sejak minggu pertama.
Jadwal Laga Krusial Geek Fam di Awal Musim
Ujian sesungguhnya akan langsung tersaji di dua minggu pertama MPL ID S17. Berdasarkan jadwal resmi, Geek Fam harus melewati jadwal yang cukup terjal:
-
Minggu 1 (28 Maret 2026): EVOS vs GEEK FAM
-
Minggu 2 (3 April 2026): ONIC vs GEEK FAM
-
Minggu 2 (4 April 2026): GEEK FAM vs BIGETRON (BTR)
Tiga pertandingan awal ini akan menjadi litmus test (ujian pembuktian) seberapa solid perombakan yang telah mereka lakukan. Menghadapi EVOS di laga perdana akan menjadi penentu momentum mental bagi Baloyskie dan kawan-kawan.
Caderaa is back!!
Roster Geek Fam ID untuk MPL ID Season 17 bukanlah sekadar tambal sulam, melainkan hasil dari perombakan strategis yang matang. Kembalinya Caderaa menyuntikkan mental juara, sementara masuknya Ye3 dari Malaysia memberikan warna baru yang belum terbaca oleh lawan. Didukung dengan kampanye media yang sukses membangun optimisme, Geek Fam sudah sangat siap untuk menghapus memori buruk Season 16 dan kembali merebut tiket menuju kompetisi internasional. Sekarang, semua pembuktian tersisa di panggung MPL Arena.
