Tim nasional Polandia berhasil meraih kemenangan dramatis atas Albania di babak semifinal play-off Piala Dunia 2026 zona Eropa. Pada pertandingan yang digelar di Warsawa pada Jumat, 27 Maret 2026 dini hari WIB, Polandia menang dengan skor 2-1.
Polandia lebih dahulu tertinggal setelah Arber Hocha menggetarkan gawangnya memaksimalkan kesalahan fatal bek Jan Bednarek. Tuan rumah kemudian bangkit melalui gol Robert Lewandowski dan Piotr Zielinski di paruh kedua.
Lewandowski mencetak gol dari sundulan jarak dekat. Sementara gol penentu dari Zielinski dicetak dengan indah melalui tendangan roket yang bersarang indah di pojok gawang lawan.
Berkat kemenangan ini Polandia pun lolos ke babak final play-off untuk menghadapi Swedia di Strawberry Arena, Stockholm pada Selasa, 31 Maret 2026 dini hari WIB. Swedia lolos ke final usai menghentikan langkah Ukraina 3-1 berkat hat-trick striker Arsenal, Viktor Gyokeres.
Bek Polandia, Matty Cash memberikan apresiasi terhadap perjuangan timnya yang terus berjuang meski lebih dahulu tertinggal. Ia menyadari laga ini sungguh tidak mudah. Apalagi mereka berada dalam posisi tertinggal.
“Pertandingan tadi sangat sulit, juga bagi saya secara pribadi. Sayangnya kami kebobolan gol tersebut, tetapi kami tidak kehilangan harapan. Saat istirahat, kami mengatakan pada diri sendiri bahwa kami harus bersabar dan terus menekan mereka. Kami yakin bisa mencetak dua gol dan berhasil melakukannya,” beber Cash.
Lebih lanjut, ia memuji kontribusi para pemain berpengalaman seperti Lewandowski dan Zielinski. Selanjutnya mereka akan menghadapi laga yang tak kalah berat yakni menghadapi Swedia.
“Gol-gol yang luar biasa. Bagi Lewandowski itu seperti hari biasa di kantor, bukan? Gol Piotr juga sangat bagus. Sekarang kami menghadapi Swedia. Ini juga akan sulit, tetapi kami mengambil banyak energi positif dari pertandingan ini,” tegasnya.
Sementara itu, kubu Albania merasa kecewa karena gagal melangkah ke babak selanjutnya. Seperti dikatakan gelandang Juljan Shehu. Lebih kecewa lagi karena mereka sempat di atas angin setelah mencetak gol lebih dahulu. Begitu juga ada sejumlah peluang emas di babak kedua yang seharusnya bisa dikonversi menjadi gol.
“Kami benar-benar sedih malam ini. Kami mencetak gol pertama dan bisa saja menambah gol kedua. Bahkan saat kedudukan 1-1, kami bisa saja mencetak gol kedua, tetapi lagi-lagi meleset. Inilah sepak bola. Jika Anda tidak mencetak gol, Anda sering dihukum. Ini terjadi pada kami di Warsawa,” sesalnya.
Apakah Lewandowski sanggup membawa Polandia hingga ke panggung Piala Dunia 2026?
