JAKARTA, 28 Februari 2026 – Peta persaingan kompetisi Honor of Kings (HoK) di Indonesia semakin memanas. Salah satu organisasi esports terbesar di tanah air, ONIC Esports, secara resmi telah memperkenalkan jajaran roster terbaru mereka yang akan berlaga di ajang Indonesia Kings Laga (IKL) Spring 2026. Pengumuman ini menjadi jawaban atas spekulasi panjang para penggemar mengenai strategi “Sang Landak Kuning” untuk merebut takhta juara di musim ini.

IKL Spring 2026 sendiri merupakan edisi ketiga dari liga nasional HoK Indonesia yang dikelola oleh Level Infinite dan TiMi Studios. Dengan total hadiah mencapai $60,000 USD dan tiket menuju Honor of Kings World Cup (KWC) 2026 yang dipertaruhkan, ONIC Esports melakukan perombakan strategis guna meningkatkan daya saing mereka melawan dominasi tim-tim seperti Kagendra dan Bigetron by Vitality.
Komposisi Roster: Kombinasi Wajah Baru dan Kekuatan Pinjaman
Berdasarkan data terbaru per akhir Februari 2026, ONIC Esports menghadirkan komposisi pemain yang cukup mengejutkan. Tidak hanya mengandalkan talenta lokal, mereka juga melakukan langkah taktis dengan mendatangkan pemain pinjaman internasional untuk memperkuat lini serangan.
Berikut adalah susunan lengkap roster ONIC Esports untuk IKL Spring 2026:
-
1Z (Muhammad Fadillah) – Top Lane (Bergabung: 23 Februari 2026)
-
JTian – Jungler (Bergabung: 23 Februari 2026)
-
Fadelboy (Fadel Gallant Syahbana) – Mid Lane (Veteran tim sejak 2025)
-
Kine (Afdhal Mufadhdhal) – Bottom Lane (Pemain kunci sejak 2025)
-
JD (Tse Wen Bing) – Bottom Lane / Loan (Pemain pinjaman strategis)
-
Nineteen (Ananda Bintang Pratama) – Bottom Lane (Pemain baru potensial)
Di balik layar, ONIC juga memperkuat departemen kepelatihan dengan mendatangkan Zhang Jie alias Andy sebagai Head Coach baru. Kehadiran Coach Andy diharapkan mampu membawa filosofi permainan makro yang lebih disiplin, mengingat ia resmi menjabat hanya beberapa hari sebelum liga dimulai.
Analisis Kekuatan: Mengapa Roster Ini Diwaspadai?
Langkah ONIC merekrut JD (Tse Wen Bing) sebagai pemain pinjaman di posisi Bottom Lane menunjukkan ambisi besar manajemen untuk memiliki variasi strategi di lini belakang. JD dikenal memiliki mekanik tinggi yang dapat memberikan tekanan besar di fase late game.
Sementara itu, JTian yang mengisi posisi Jungler langsung menunjukkan taringnya pada pekan pembuka. Dalam pertandingan perdana melawan Shadow Esports pada 26 Februari lalu, JTian berhasil menyabet gelar MVP sebanyak dua kali dalam kemenangan telak 3-0. Kecepatan rotasi dan penguasaan objektif JTian menjadi pembeda yang signifikan dibandingkan musim sebelumnya.
Di lini tengah, Fadelboy tetap menjadi jangkar tim. Pengalamannya bersama ONIC sejak IKL Fall 2025 memberikan stabilitas emosional bagi para pemain baru yang lebih muda. Sinergi antara Fadelboy dan JTian diprediksi akan menjadi kunci utama kesuksesan ONIC dalam mengacak-acak formasi lawan di area sungai dan hutan.
Awal Musim yang Gemilang
ONIC tidak membuang waktu untuk membuktikan kualitas roster barunya. Pada hari pertama IKL Spring 2026, mereka berhasil menyapu bersih kemenangan atas Shadow Esports dengan skor telak 3-0. Kemenangan ini menempatkan ONIC di posisi puncak klasemen sementara, bersanding dengan sang juara bertahan Kagendra yang juga meraih hasil serupa.
Keberhasilan di laga pembuka ini membuktikan bahwa adaptasi para pemain baru dengan skema kepelatihan Coach Andy berjalan sangat cepat. Penggunaan sistem pertandingan Best of 5 (Bo5) di musim reguler tahun ini memberikan ruang bagi ONIC untuk bereksperimen dengan kedalaman hero pool yang dimiliki JD maupun Nineteen.
Tantangan Menuju KWC 2026
Meskipun memulai musim dengan sangat baik, jalan ONIC Esports masih panjang. Mereka dijadwalkan akan menghadapi tim-tim raksasa lainnya seperti RRQ dan Bigetron by Vitality pada pekan-pekan mendatang.
IKL Spring 2026 bukan sekadar liga biasa. Juara dari kompetisi ini akan mendapatkan privilese luar biasa, yaitu tiket langsung untuk mewakili Indonesia di ajang Honor of Kings World Cup (KWC) 2026 yang merupakan bagian dari Esports World Cup. Bagi ONIC, ini adalah kesempatan emas untuk mengembalikan reputasi mereka sebagai organisasi esports nomor satu di Asia Tenggara, tidak hanya di disiplin Mobile Legends, tetapi juga di Honor of Kings.
“Kami percaya dengan potensi roster ini. Kedatangan pemain seperti JD dan JTian memberikan dimensi baru dalam gaya bermain kami. Target kami jelas: juara IKL Spring dan membawa bendera Indonesia ke panggung World Cup,” ujar perwakilan manajemen ONIC dalam sesi wawancara singkat.
Era Baru Landak Kuning
Dengan perpaduan antara pemain veteran seperti Fadelboy dan talenta agresif seperti JTian, ONIC Esports kini bertransformasi menjadi penantang gelar yang sangat serius. IKL Spring 2026 akan menjadi panggung pembuktian apakah investasi besar ONIC dalam mendatangkan pelatih asing dan pemain pinjaman akan membuahkan trofi.
Dukungan penuh dari para “Sonic” (sebutan penggemar ONIC) tentu akan menjadi bahan bakar tambahan bagi tim ini untuk terus terbang tinggi. Apakah “The Yellow Hedgehogs” mampu menjaga konsistensi hingga babak playoff di bulan April mendatang? Kita tunggu aksi mereka selanjutnya.
