Tim nasional Irak berhasil meraih kemenangan 2-1 atas timnas Bolivia di babak final play-off antarkonfederasi Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada pertandingan yang digelar di Estadio BBVA Bancomer, Meksiko pada Rabu, 1 April 2026 dini hari WIB.
Irak bermain sangat tenang dan efektif. Meski berada dalam tekanan, mereka bisa membuka keunggulan saat laga baru berjalan 10 menit melalui Ali Al Hamadi. Ia menuntaskan umpan sepak pojok Amir Al Ammari melalui tandukan mematikan.
Perjuangan Irak menjaga keunggulan berakhir setelah Moises Paniaga berhasil membuat skor sama kuat. Ia menuntaskan umpan Ramiro Vaca dengan sepakan akurat jarak dekat. Kedua tim menyudahi babak pertama dengan skor identik 1-1.
Irak langsung memaksimalkan momentum setelah keluar dari kamar ganti. Pertandingan babak kedua baru berjalan delapan menit, Ayman Hussein membuat para pendukungnya bersokra setelah berhasil menggetarkan gawang Bolivia dengan tendangan akurat menyambut umpan silang Marko Farji.
Bolivia berusaha mengejar ketertinggalan. Serangan bertubi-tubi hingga laga usai berhasil diredam pasukan Graham Arnold.
Irak pun melengkapi daftar 48 kontestan di putaran final Piala Dunia 2026 sekaligus membuat wakil Asia bertambah menjadi Sembilan, mengikuti jejak Jepang, Korea Selatan, Iran, Australia, Arab Saudi, Qatar, Uzbekistan, dan Yordania.
Pelatih Graham Arnold sangat senang dengan hasil ini. Ia menjadi sosok yang sedang disorot menyusul kesuksesannya ini. Ia adalah pelatih asal Australia pertama yang sukses membawa dua negara berbeda ke panggung Piala Dunia.
“Dalam 10 bulan saya bekerja, saya rasa tujuh bulan saya habiskan di Baghdad karena saya ingin mengenal budayanya,” beber Arnold.
Lebih lanjut, keinginannya yang kuat untuk mengenal Irak secara mendalam juga diwujudkan dengan mengenal lingkungan sekitar. Tak heran ia menjadi sosok yang popular di Irak saat ini.
Ia menyebut gairah sepak bola dan dukungan bagi timnas Irak begitu kuat. Ia pun ingin agar bisa mewujudkan harapan jutaan warga Irak.
“Saya melihat cuplikan adegan di Baghdad saat mereka merayakan keberhasilan masuk ke playoff. Emosinya sangat besar, tapi setelah laga berakhir, saya harus katakan bahwa kita belum lolos sepenuhnya.”
Setelah lolos ke putaran final, tugas Arnold belum selesai. Ujian sesungguhnya untuk membuktikan kepada dunia akan tersaji di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada nanti.
Irak akan tergabung di Grup I bersama para raksasa yakni Prancis, Senegal, dan Norwegia.
Susunan pemain Irak versus Bolivia:
Irak (4-4-2): Ahmed Basil Fadhil; Hussein Ali, Zaid Tahseen, Akam Hashem, Merchas Doski; Youssef Amyn, Aimar Sher, Amir Al-Ammari, Ibrahim Bayesh; Ayman Hussein, Ali Al Hamadi
Pelatih: Graham Arnold
Bolivia (4-3-3): Guillermo Viscarra; Diego Medina, Luis Haquin, Efrain Morales, Robeto Fernandez; Robson Matheus, Moises Panaigua, Gabriel Villamil; Migel Terceros, Juan Godoy, Ramiro Vaca
Pelatih: Oscar Villegas
