Inter Milan tak berdaya saat menjamu Arsenal di matchday ketujuh league phase Liga Champions 2025/2026 yang berlangsung di Stadio Giuseppe Meazza pada Rabu, 21 Januari 2026 dini hari WIB.
Tuan rumah menyerah dengan skor 1-3. Satu-satunya gol Inter dicetak oleh Petar Sucic di menit ke-18, untuk merespon gol pembuka Arsenal yang dilesatkan oleh Gabriel Jesus di menit ke-10.
Jesus menjadi bintang di laga ini dengan mencetak dua gol. Satu gol lainnya dicetak di menit ke-31 untuk membawa Arsenal memimpin. Viktor Gyokeres akhirnya mengunci kemenangan tim tamu dengan golnya di menit ke-84 setelah sepakan kerasnya dari luar kotak penalti tak bisa digagalkan kiper tuan rumah.
Berkat kemenangan ini Arsenal pun menjaga rekor sempurna dan masih nyaman di puncak klasemen sementara. Arsenal kini mengemas 21 poin dan sudah dipastikan melangkah ke babak selanjutnya. Sementara itu, Inter harus turun ke posisi sembilan dengan 13 poin dan terus mendapat tekanan dengan sisa pertandingan yang makin menipis.
Pelatih Inter Milan mengakui kualitas Arsenal yang dinilai punya kualitas yang bagus.
“Mereka punya intensitas, teknik, dan kecepatan yang lebih baik, mereka menguasai ruang dengan baik,” beber Chivu.
Lebih lanjut, ia mengatakan Arsenal bermain dengan intensitas tinggi dan mampu memberikan tekanan yang membuat mereka harus berjuang keras.
“Mereka menyerang garis pertahanan dengan intensitas dan kecepatan, begitu juga dengan bola kedua, karena mereka terjun ke setiap duel,” lanjutnya.
Ia juga menyoroti gol sepak pojok Arsenal yang sedikit berbau keberuntungan sehingga cukup berpengaruh pada mental tim.
“Kami juga tidak beruntung pada gol dari tendangan sudut itu, di mana bola memantul dari mistar dan mengenai kepala pemain Arsenal.”
Perubahan pola dan sikap yang ditunjukkan para pemain Arsenal di babak kedua ternyata tidak bisa direspon dengan baik oleh tuan rumah.
“Di babak kedua, Arsenal meningkatkan tingkat fokus dan juga sedikit lebih rendah hati, karena ada sedikit arogansi dari mereka di babak pertama.”
Ia menyebut para pemain Arsenal punya kecepatan dan kualitas individu yang bagus seperti Bukayo Saka dan Leandro Trossard.
“Ketika para pemain Arsenal ini datang dan mengepung Anda, mereka menyerang dari segala sudut, mereka mengurung Anda.”
Secara keseluruhan ia mengakui perbedaan antara kompetisi Serie A dan Premier League di antaranya dari sisi intensitas dan kecepatan.
Susunan Pemain Inter Milan versus Arsenal:
Inter Milan (3-5-2): Yann Sommer; Manuel Akanji, Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni; Federico Dimarco, Petar Sucic, Piotr Zielinski, Nicolo Barella, Luis Henrique; Marcus Thuram, Lautaro Martinez.
Pelatih: Cristian Chivu
Arsenal (4-3-3): David Raya; Jurrien Timber, William Saliba, Cristhian Mosquera, Myles Lewis-Skelly; Martin Zubimendi, Mikel Merino, Eberechi Eze; Bukayo Saka, Gabriel Jesus, Leandro Trossard.
Pelatih: Mikel Arteta
