Jakarta – Pekan pertama babak Regular Season Mobile Legends Professional League Indonesia Season 17 (MPL ID S17) ditutup dengan serangkaian pertandingan dramatis pada hari Minggu, 29 Maret 2026. Tiga laga krusial tersaji di MPL Arena, menghadirkan kejutan besar, dominasi tanpa celah, hingga pertarungan klasik bertajuk “Royal Derby”.

Hari ketiga ini menjadi saksi bisu sapu bersih kemenangan dari tiga tim: Dewa United Esports, Team Liquid ID (TLID), dan sang juara bertahan, ONIC Esports. Ketiga tim ini sukses menumbangkan lawannya masing-masing dengan skor telak 2-0.
Berikut adalah ringkasan hasil pertandingan pada MPL ID S17 Week 1 Day 3:
Dewa United Esports vs Bigetron by Vitality: Permainan Disiplin Bawa Kemenangan Perdana
Pertandingan pembuka hari ketiga mempertemukan Dewa United Esports melawan Bigetron by Vitality. Bigetron yang sebelumnya berhasil menumbangkan Alter Ego di hari pertama, datang dengan kepercayaan diri tinggi. Namun, Dewa United justru tampil sebagai tim yang jauh lebih solid.

Sejak awal game pertama, Dewa United menunjukkan permainan makro yang sangat disiplin dan rapi. Mereka berhasil meminimalisasi kesalahan ( blunder ) yang sering terjadi di fase early game. Bintang utama dalam laga ini adalah Maybee yang mengisi posisi Gold Lane. Rotasi yang tepat serta positioning yang brilian dari Maybee membuat Bigetron kesulitan melakukan inisiasi team fight.
Bigetron mencoba merespons dengan gaya agresif andalan mereka, namun set-up pertahanan Dewa United terlalu kokoh untuk ditembus. Eksekusi Lord yang terstruktur dan penguasaan objektif netral membuat Dewa United mengunci game pertama dengan meyakinkan. Memasuki game kedua, skenario serupa kembali terjadi. Bigetron tidak mampu menemukan celah dari pertahanan Dewa, dan akhirnya harus merelakan poin penuh. Dewa United menang bersih 2-0.
EVOS Esports vs Team Liquid ID: Sang Macan Putih Takluk oleh Roster Muda
Laga kedua menyuguhkan pertarungan antara EVOS Esports melawan Team Liquid ID (TLID). EVOS baru saja merayakan kemenangan manis 2-0 atas Geek Fam di hari sebelumnya, di mana roster baru mereka seperti Luke di EXP Lane dan Alberttt yang bermain gemilang menggunakan Fanny tampak mendominasi. Namun, narasi tersebut dipatahkan sepenuhnya oleh TLID.

Team Liquid ID, yang mengandalkan jajaran roster muda seperti Kevinn, Drichel, dan Lyoni, tampil luar biasa menekan sejak menit pertama. Disiplin taktis menjadi kunci kemenangan TLID. Mereka tidak terpancing oleh permainan mekanik mikro yang coba diinisiasi oleh EVOS, melainkan fokus pada rotasi rotasi penukaran objektif (Turret dan Turtle/Lord).
Pada game pertama, eksekusi objektif TLID berjalan tanpa cacat. Mereka secara konsisten memenangkan perebutan Turtle, yang memberikan keunggulan Gold dan Exp signifikan bagi tim. EVOS yang mencoba mengembangkan permainan lewat pick-off selalu berhasil digagalkan oleh back-up cepat dari pemain TLID. Game kedua pun menjadi mimpi buruk bagi sang Macan Putih; mereka sama sekali tidak diberi ruang bernapas hingga base mereka dihancurkan. TLID menang 2-0 dan mencetak rekor 4-1 dalam perolehan game di pekan pertama.
Royal Derby: ONIC Esports Bungkam RRQ Hoshi 2-0
Laga pamungkas yang paling dinanti oleh komunitas Mobile Legends Indonesia, “Royal Derby” antara RRQ Hoshi dan ONIC Esports, menjadi penutup hari yang sempurna. Pertandingan ini sarat akan gengsi dan rivalitas historis.

ONIC datang dengan modal kemenangan dominan 2-0 atas Alter Ego di hari kedua, didukung oleh talenta Gold Laner impor asal Filipina, Kelra. Di sisi lain, RRQ Hoshi membawa beban berat usai dilibas NAVI 2-0 pada hari pertama. Skuad berjuluk Super Family milik RRQ ( SuperDann, SuperKenn, dan SuperToyy ) dituntut untuk bangkit.
Nyatanya, ONIC masih terlalu tangguh. Trio “Triple K” milik ONIC, yakni Kairi, Kelra, dan Kiboy, bermain sangat agresif dan tak terbendung. Pada game pertama, Kairi mendikte tempo permainan sebagai Jungler, memberikan ruang farming yang luas bagi Kelra. Memasuki pertengahan laga (mid game), dominasi ONIC tak bisa diimbangi oleh RRQ saat perebutan Lord pertama. ONIC menyapu bersih team fight dan langsung merangsek masuk ke pertahanan RRQ.
Di game kedua, RRQ mencoba mengubah strategi dengan draft yang lebih defensif. Namun, rotasi mematikan Kiboy dan gempuran mekanik tingkat tinggi dari Kelra membuat formasi RRQ kocar-kacir. RRQ kembali harus menelan pil pahit kekalahan tanpa bisa mencuri satu poin pun. ONIC menang telak 2-0.
Klasemen Sementara MPL ID S17 Week 1: Anomali Sang Raja Segala Raja
Hasil dari hari ketiga ini memberikan perubahan drastis pada papan klasemen sementara MPL ID Season 17. ONIC Esports dengan gagah bertengger di posisi puncak setelah menyapu bersih dua pertandingan dengan skor game 4-0. Sementara itu, nasib kelam menimpa RRQ Hoshi.
Berikut adalah klasemen sementara di akhir Pekan Pertama:
Kekalahan beruntun tanpa memenangkan satu game pun (0-4) membuat RRQ Hoshi terjerembab sebagai juru kunci klasemen. Ini merupakan start terburuk bagi tim berjuluk “Raja dari Segala Raja” tersebut dalam beberapa musim terakhir. Manajemen dan pelatih RRQ dituntut melakukan evaluasi besar-besaran untuk mengejar ketertinggalan, mengingat tuntutan kompetisi musim ini mengharuskan tim masuk dalam posisi enam besar untuk lolos ke babak Playoff.
Di sisi lain, pekan perdana ini membuktikan bahwa persaingan MPL ID Season 17 sangat ketat. Tim-tim yang memadukan kedisiplinan makro dan talenta roster baru tampak lebih unggul menavigasi meta permainan saat ini.
