Keputusan Hansi Flick tidak memasukkan Rodri dalam susunan pemain utama Barcelona saat menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) ternyata berkaitan dengan strategi menjaga kebugaran pemain. Pelatih asal Jerman tersebut mengakui bahwa jadwal pertandingan yang padat serta persiapan menghadapi Real Madrid menjadi pertimbangan penting di balik keputusannya.
Barcelona harus mengakui keunggulan PSG dengan skor 2-4 dalam pertandingan Liga Champions 2026/2027 yang berlangsung di Parc des Princes, Rabu (21/10/2026) dini hari WIB. Kekalahan tersebut sekaligus menghentikan catatan sempurna Blaugrana pada awal musim.
Dalam pertandingan itu, Flick memberikan kepercayaan kepada Marc Bernal untuk mengisi lini tengah sejak menit pertama. Sementara itu, Rodri baru dimainkan pada menit ke-60 sebagai pengganti Bernal.
Meski keputusan tersebut menjadi perhatian setelah Barcelona menelan kekalahan, Flick menegaskan bahwa langkahnya telah dipertimbangkan secara matang.
Menurut Flick, Rodri membutuhkan waktu pemulihan setelah menjalani serangkaian pertandingan bersama tim nasional dan Barcelona. Beban bermain yang tinggi membuat sang pelatih memilih untuk tidak mengambil risiko dengan memaksanya tampil sejak awal.
Flick bahkan mengungkapkan bahwa dirinya telah berdiskusi langsung dengan Rodri pada pagi hari sebelum pertandingan melawan PSG.
“Rodri sudah memainkan banyak pertandingan bersama tim nasional dan juga mendapatkan menit bermain yang cukup tinggi bersama kami dalam beberapa laga terakhir,” jelas Flick.
“Saya sudah berbicara dengannya pagi tadi mengenai keputusan ini. Karena itu, kami memilih Marc Bernal sebagai starter. Saya merasa keputusan tersebut tepat dan berharap Rodri berada dalam kondisi terbaik pada Minggu nanti,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut sekaligus mengisyaratkan bahwa duel El Clasico menghadapi Real Madrid menjadi salah satu fokus utama Barcelona dalam mengatur kondisi pemain.
Flick berharap Rodri bisa kembali tampil sejak menit pertama ketika Blaugrana menghadapi rival abadinya tersebut.
Terlepas dari keputusan mencadangkan Rodri, Flick menilai kekalahan Barcelona lebih banyak dipengaruhi oleh kesalahan yang dilakukan timnya sepanjang pertandingan.
Barcelona sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit kepada PSG. Setelah tertinggal melalui gol Desire Doue, tim tamu berhasil menyamakan kedudukan lewat Xavi Espart.
PSG kembali unggul berkat Lucas Hernandez, tetapi Lamine Yamal membuat pertandingan kembali seimbang melalui golnya pada menit ke-79.
Sayangnya, Barcelona gagal mempertahankan momentum. Vitinha dan Fabian Ruiz mencetak dua gol tambahan yang memastikan kemenangan 4-2 bagi tuan rumah.
Flick mengakui bahwa anak asuhnya terlalu sering kehilangan penguasaan bola, sehingga memberikan kesempatan kepada PSG untuk mengembangkan permainan.
“Menurut saya, kedua tim memainkan pertandingan yang sangat menarik. Namun, kami membuat terlalu banyak kesalahan, khususnya ketika menguasai bola,” ungkapnya.
Meski demikian, Flick tidak sepenuhnya kecewa dengan performa timnya. Ia tetap menemukan sejumlah hal positif yang bisa menjadi modal untuk pertandingan berikutnya.
Kekalahan dari PSG tidak membuat Flick kehilangan optimisme terhadap peluang Barcelona di Liga Champions musim ini.
Ia menegaskan bahwa perjalanan kompetisi masih panjang dan hasil pada Oktober belum bisa dijadikan ukuran akhir keberhasilan sebuah tim.
Bagi Flick, pertandingan melawan PSG justru memberikan gambaran mengenai aspek permainan yang masih harus ditingkatkan.
“Kami harus mengambil pelajaran dari pertandingan ini. Sekarang masih Oktober, sementara gelar Liga Champions baru ditentukan pada Juni,” tegas Flick.
Barcelona kini dihadapkan pada tantangan besar untuk segera bangkit. Selain memperbaiki kesalahan yang terlihat saat menghadapi PSG, Flick juga harus memastikan para pemain pentingnya berada dalam kondisi optimal menjelang El Clasico.
Dengan pertandingan melawan Real Madrid yang semakin dekat, keputusan melakukan rotasi pemain menjadi bagian dari upaya Barcelona menjaga keseimbangan antara ambisi meraih kemenangan dan kebutuhan mempertahankan kebugaran skuad.
