PARIS – Panggung Esports World Cup (EWC) 2026 cabang Dota 2 mencapai titik didihnya. Fase grup yang berlangsung sengit sepanjang minggu akhirnya melabuhkan tirai pada Minggu (12/7/2026), mengonfirmasi dua raksasa baru yang akan langsung melaju ke babak Playoff: PARIVISION dan Team Yandex. Sementara itu, meski harus tersingkir dari kompetisi, tim REKONIX berhasil mencuri perhatian dengan menutup perjalanan mereka di turnamen ini dengan catatan kemenangan yang membanggakan.
PARIVISION: Ketangguhan di Grup C
PARIVISION tampil sebagai kekuatan yang tak terbendung di Grup C. Memasuki hari terakhir fase grup dengan rekor impresif 8-0, mereka menjadi tim yang paling difavoritkan untuk mengamankan posisi puncak. Ujian terakhir mereka datang dari sang juara bertahan, Team Spirit, yang sangat membutuhkan kemenangan telak untuk mencuri posisi pertama.

Pertarungan sengit terjadi di seri penentuan tersebut. Setelah Team Spirit berhasil mencuri game pertama, tekanan besar berada di pundak pemain PARIVISION. Namun, mental juara mereka teruji. Dalam game kedua, PARIVISION bangkit dengan strategi yang lebih disiplin, memaksa hasil imbang 1-1. Hasil ini cukup bagi PARIVISION untuk mengunci posisi pertama Grup C dengan total poin 9-1, sekaligus memastikan satu tempat langsung di babak Playoff yang akan diadakan di Paris Expo Porte de Versailles.

Team Yandex: Dominasi Mutlak di Grup D
Di Grup D, Team Yandex menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kandidat juara tahun ini. Sepanjang fase grup, mereka menampilkan permainan makro yang nyaris tanpa cela. Pada hari terakhir, mereka berhadapan dengan 1w Team dalam duel krusial.

Team Yandex membuka seri dengan kemenangan dominan dalam tempo cepat, yakni 31 menit. Memasuki game kedua, meskipun mendapatkan perlawanan sengit yang berlangsung hingga 60 menit, ketenangan para pemain Yandex dalam situasi late-game terbukti krusial. Mereka berhasil mengamankan kemenangan 2-0 dan menutup fase grup dengan rekor 9-1, memastikan mereka bergabung dengan tim-tim elit di babak Playoff.

REKONIX: Perpisahan Penuh Kehormatan
Di tengah gemuruh persaingan tim-tim papan atas, perjalanan REKONIX di EWC 2026 harus berakhir di fase grup. Berada di grup yang sangat kompetitif bersama tim-tim besar lainnya, REKONIX menempati posisi kelima di Grup C.
Meski tidak berhasil melaju ke babak Survival Stage atau Playoff, REKONIX menunjukkan performa yang patut diapresiasi pada laga-laga terakhir mereka. Tim ini konsisten memberikan perlawanan sengit, bahkan dalam kekalahan melawan tim-tim besar, REKONIX seringkali memaksa lawan untuk bekerja ekstra keras untuk mendapatkan kemenangan. Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para pemain hingga detik terakhir pertandingan memberikan kesan mendalam bagi para penggemar yang menyaksikan di Paris maupun secara daring.
Menatap Fase Survival dan Playoff
Dengan berakhirnya fase grup, total delapan tim telah tereliminasi dari turnamen. Namun, drama di Paris belum usai. Tim-tim yang menempati posisi ke-2 hingga ke-4 di setiap grup kini harus melewati rintangan berat: Survival Stage.
Survival Stage yang berlangsung pada 14–15 Juli 2026 akan menggunakan format single-elimination yang sangat kejam. Tim yang menempati posisi kedua di grup mendapatkan keuntungan seeding lebih tinggi dan hanya membutuhkan satu kemenangan seri best-of-three (Bo3) untuk melaju ke babak Playoff. Sebaliknya, tim posisi ketiga dan keempat harus berjuang lebih keras melalui babak bracket yang lebih panjang.
Team Spirit, yang merupakan juara bertahan, kini harus menempuh jalan yang lebih terjal setelah terlempar ke Survival Stage akibat hasil imbang di fase grup. Mereka akan berhadapan dengan lawan-lawan tangguh yang juga memiliki misi sama: mempertahankan mimpi mengangkat trofi juara dan membawa pulang bagian terbesar dari total hadiah $2.000.000 (sekitar Rp31 miliar lebih) yang disediakan.
Menuju Puncak Kejayaan
Turnamen Dota 2 di EWC 2026 tidak hanya sekadar perebutan hadiah uang, tetapi juga pertarungan untuk poin krusial dalam Club Championship yang memperebutkan total hadiah $30 juta bagi organisasi esports terbaik secara keseluruhan. Dengan PARIVISION dan Team Yandex yang sudah menunggu di babak Playoff, kini mata dunia tertuju pada siapa yang akan mampu menembus Survival Stage dan menantang para penguasa grup tersebut.
Babak Playoff sendiri dijadwalkan akan dimulai pada 16 Juli 2026, yang akan mempertemukan para elit Dota 2 dunia dalam format single-elimination yang menegangkan hingga babak Grand Final pada 19 Juli. Apakah akan lahir juara baru, atau justru tim-tim besar akan kembali mendominasi panggung utama? Dunia esports menantikan jawaban tersebut di Paris Expo Porte de Versailles.
Ikuti terus perkembangan terbaru Esports World Cup 2026 hanya di portal berita esportsID terpercaya Anda.
