Timnas Denmark mencatatkan kemenangan telak 4-0 atas Makedonia Utara di semifinal play-off jalur D Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa yang berlangsung di Stadion Parken, Copenhagen, pada Kamis, 26 Maret 2026 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB.
Empat gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Mikkel Damsgaard, Gustav Isaksen, dan Christian Norgard. Isaksen mencetak brace alias sepasang gol.
Berkat kemenangan telak ini, Denmark mantan ke babak final menghadapi Republik Ceko yang mengandaskan harapan Republik Irlandia melalui pertarungan sengit hingga babak adu penalti. Bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu, dalam adu tos-tosan Republik Ceko memenangi pertandingan dengan skor 4-3.
Makedonia Utara yang berharap bisa membuat kejutan dan sejarah harus menguburkan harapannya. Sebagaimana dikatakan sang pelatih, Goce Sedloski timnya mulai goyah Ketika kebobolan. Ia menyadari kecepatan para pemain sayap Denmark sulit dibendung.
“Kami hancur berantakan. Terjadi kekacauan saat Denmark mencetak gol pertama. Kami harus mengakui bahwa kami memiliki masalah besar dengan Gustav Isaksen dan Mikkel Damsgaard. Kami tahu pemain sayap Denmark berbakat, tetapi kami kesulitan mengatasinya,” beber Sedloski.
Setelah berjuang menahan gempuran sepanjang babak pertama, situasi berubah drastis setelah jeda. Setelah gol pertama, pertahanan mereka mulai berantakan sehingga dalam tempo 10 menit, tim lawan bisa mencetak tiga gol.
“Ketika Denmark menyerang kami setelah jeda, itu menyebabkan masalah pertahanan besar bagi kami. Saya tidak tahu harus berkata apa tentang sepuluh menit ketika Denmark mencetak tiga gol. Segalanya terjadi dengan sangat cepat.”
Denmark kini di ambang kelolosan ke putaran final. Namun, mereka masih menghadapi lawan yang tidak mudah. Sebagaimana disadari pelatih Tim Dinamit, Brian Riemer, pertarungan belumlah usai.
Saat ini mereka harus mempersiapkan diri menghadapi laga penentuan pada awal bulan April itu. Ia pun mewanti-wanti para pemainnya agar tak jemawa.
“Saat ini, kami belum memenangi apa pun. Kami telah memainkan satu pertandingan dan mendapatkan hasil yang kami butuhkan untuk mendapatkan hak memainkan laga kedua . Sekarang ini tentang pemulihan, dan kemudian tentang menyelesaikan pekerjaan tersebut.”
Hal tersebut disadari oleh kapten Denmark, Pierre-Emile Hojbjerg. Ia tidak lupa memberikan apresiasi kepada para pemain Denmark dan segenap pendukungnya.
“Perasaan saya adalah kami memainkan pertandingan yang bagus, tetapi kami belum selesai. Kami puas dengan cara kami melakukannya, dan kami senang memberikan sesuatu kembali kepada Parken, yang telah memberi kami begitu banyak. Itu berarti sesuatu yang istimewa bagi saya, tapi kami belum selesai,” tegas Hojbjerg.
