Mantan pemain timnas Italia, Giuseppe Bergomi angkat bicara terkait kondisi timnas Italia setelah gagal ke Piala Dunia 2026. Ia terang-terangan menyoroti kondisi Alessandro Bastoni yang dianggap sebagai biang kerok kegagalan Italia ke pesta sepak bola akbar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada itu.
Seperti diketahui, Bastoni menjadi pesakitan di pertandingan final play-off menghadapi Bosnia & Hersegovina. Bek Inter Milan itu mendapat kartu merah di babak pertama yang berpengaruh pada keseimbangan dan permainan tim.
Tak pelak, sang defender itu langsung menjadi sasaran para penggemar Italia usai pertandingan.
Bergomi pun menilai Bastoni kini dalam situasi yang tidak kondusif untuk terus berada di Italia. Ia menyarankan sang pemain untuk hijrah dari Italia demi melanjutkan kariernya. Sebab, tekanan yang diterima akan mempengaruhi performanya di lapangan pertandingan seandainya masih tetap bermain di Serie A.
“Bagi saya, dia adalah teman. Saya bahkan sering bertemu dengannya di pertandingan basket, saya sangat peduli padanya. Kesalahan melawan Bosnia itu pasti terjadi, apa yang sudah mereka katakan kepadanya selama satu setengah bulan terakhir?” buka Bergomi.
Lebih lanjut, ia mengatakan demi kebaikannya, Bastoni harus meninggalkan Italia.
“Sekarang dia harus meninggalkan Italia demi kebaikannya sendiri. Kita sedang kehilangan talenta luar biasa, salah satu bek terbaik dalam sepak bola modern. Saya sangat menyesal, tetapi demi dirinya sendiri, dia perlu mencari klub di luar negeri.”
Ia juga menilai keputusan pelatih Gennaro Gattuso menunjuk Francesco Pio Esposito sebagai ujung tombak tidak sepenuhnya tepat. Striker muda yang kini bermain di Inter Milan itu bukanlah sosok yang pas untuk mengambil tanggung jawab besar itu apalagi dalam skema pertandingan menghadapi tim seperti Bosnia.
“Di Bosnia, ia ditempatkan dalam situasi yang tidak cocok untuknya, karena ia bukan pemain yang mengandalkan serangan balik. Namun menurut saya, ia tidak akan hancur karena tersingkir melawan Bosnia.”
Bergomi menyebut dominasi skuad Inter Milan dalam timnas juga berpengaruh pada performa di level klub.
“Secara keseluruhan, Inter akan menurunkan lima pemain yang baru saja kembali dari tugas internasional. Selain para pemain Azzurri, ada Zielinski dan Dumfries yang baru saja menerima kartu merah saat melawan Belanda.”
Ia tidak lupa memberikan wanti-wanti kepada para pemain untuk ikut bertanggung jawab setelah kegagalan ini. Ia berharap para pemain Nerazzurri bisa mengevaluasi dan memperbaiki diri.
“Saya pikir mereka harus bertanggung jawab atas kegagalan ini, kemarahan yang terkumpul harus disalurkan di lapangan. Para pemain harus memahami hal ini,” pungkasnya.
