Como berhasil memberikan perlawanan sengit terhadap Inter Milan di leg kedua semifinal Coppa Italia 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadio Giuseppe Meazza pada Rabu, 22 April 2026 dini hari WIB berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan tuan rumah.
Tim tamu sebetulnya mampu unggul lebih dahulu melalui Martin Baturina dan Lucas Da Cunha. Namun, Internazionale Milan berhasil comeback berkat brace atau dua gol Hakan Calhanoglu dan satu gol Petar Sucic.
Berkat kemenangan ini Inter berhak ke babak final dengan keunggulan agregat 3-2 untuk menghadapi pemenang antara Atalanta versus Lazio.
Meski kalah, kubu Como tetap bangga. Sebagaimana dikatakan sang pelatih, Cesc Fabregas timnya sudah memberikan perlawanan berarti dan menunjukkan seperti apa kualitas timnya saat ini di hadapan tim-tim unggulan Italia.
“Jalannya berubah setelah gol yang membuat skor menjadi 2-1, tetapi sebelum itu kami memiliki peluang melalui Diao untuk unggul 3-1 ketika dia berhadapan satu lawan satu, jadi itu bisa saja mengubah keadaan,” tandas Fabregas.
Ia menyadari secara level timnya belum setara dengan Inter. Namun, melihat sepak terjang mereka tim ini punya kualitas yang membuat Inter hampir takluk dua kali dalam beberapa pekan.
“Saya tahu dari mana kami memulai perjalanan ini dua setengah tahun yang lalu, sekarang kami berjuang untuk masuk ke Final Coppa Italia, kami hampir mengalahkan Inter dua kali dalam beberapa pekan. Itu semua sangat bagus, tetapi saya tahu dari mana kami berasal.”
Ia menyebut para pemainnya sudah memberikan segala setelah meraih hasil minor pekan lalu menghadapi Sassuolo.
“Saya tahu para pemain ini akan memberikan penampilan yang luar biasa setelah kekalahan hari Jumat saat menghadapi Sassuolo, dan mereka melakukannya. Kami masih kekurangan sesuatu, tetapi sekali lagi, kami tahu itu.”
Ia tetap optimis dengan masa depan skuadnya termasuk dalam perburuan scudetto sekalipun.
“Saya tahu di mana posisi mereka dalam proses ini, dan kami akan menghadapi tim veteran yang telah bersama selama enam atau tujuh tahun, jadi mungkin tidak selalu lebih mudah, tetapi tentu saja lebih mungkin untuk memenangkan Scudetto dengan skuad ini.”
Ia mengakui lawan yang dihadapi di babak semifinal adalah kualitas Eropa. Kekalahan ini memberikan mereka banyak pelajaran untuk menjadi lebih kuat.
Susunan pemain Inter Milan versus Como:
Inter Milan (3-5-2): Martinez; Augusto, Acerbi, Akanji; Dimarco, Zielinski, Calhanoglu, Barella, Henrique; Thuram, Bonny
Pelatih: Cristian Chivu
Como (3-4-2-1): Butez; Kempf, Carlos, Ramon; Valle, Da Cunha, Perrone, Van Der Brempt; Baturina, Paz; Douvikas
Pelatih: Cesc Fabregas
