Chelsea bangkit dengan cara meyakinkan dalam ajang Indonesia Super Cup 2026. The Blues menundukkan AC Milan tiga gol tanpa balas di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (8/8/2026).
Hasil ini menjadi jawaban positif setelah Chelsea sebelumnya kalah tipis dari Juventus. Sementara Milan harus menerima kekalahan setelah bermain imbang 1-1 dalam Derby della Madonnina melawan Inter.
Chelsea tampil lebih klinis sepanjang pertandingan. Joao Pedro menjadi pembeda lewat dua gol, sedangkan Moises Caicedo melengkapi kemenangan dengan gol spektakuler.
Pertandingan berjalan cukup terbuka sejak awal. Chelsea lebih agresif dalam mencari ruang di pertahanan Milan.
Joao Pedro hampir membuka skor setelah memanfaatkan kesalahan Koni De Winter. Namun, Lorenzo Torriani masih mampu mengamankan gawang Rossoneri.
Milan juga sempat memberikan ancaman. Danny Welbeck hampir mencetak gol setelah menerima umpan Marco Palestra, tetapi bola hanya membentur tiang.
Chelsea kemudian meningkatkan serangan melalui sektor sayap. Pedro Neto beberapa kali berhasil menemukan ruang, meski penyelesaiannya belum membuahkan hasil.
Kebuntuan akhirnya pecah pada masa injury time babak pertama. Sepak pojok Caicedo diarahkan ke tiang jauh dan Joao Pedro memanfaatkannya dengan sundulan yang tidak mampu dihentikan Torriani.
Situasi Milan semakin sulit setelah jeda. Pelatih Rossoneri melakukan delapan pergantian pemain sekaligus sehingga organisasi permainan mereka sempat terganggu.
Chelsea langsung menghukum kondisi tersebut. Baru 38 detik babak kedua berjalan, Joao Pedro kembali mencetak gol setelah menyambut umpan silang Neto.
Unggul dua gol membuat Chelsea semakin percaya diri. Milan justru kesulitan keluar dari tekanan.
Gol ketiga kembali lahir dari kreativitas Caicedo. Gelandang asal Ekuador itu melepaskan tendangan voli keras dari luar kotak penalti yang bersarang di gawang Milan.
Chelsea masih berpeluang memperbesar skor. Geovany Quenda dua kali mengancam, termasuk satu tembakan yang membentur tiang.
Nicolas Jackson juga hampir menambah keunggulan, tetapi peluangnya belum berujung gol.
Milan tidak mampu memberikan respons berarti hingga pertandingan berakhir. Chelsea pun menutup laga dengan kemenangan 3-0.
Bagi The Blues, kemenangan ini menjadi suntikan kepercayaan diri penting sebelum memasuki musim baru. Sementara Milan harus segera memperbaiki koordinasi lini belakang dan efektivitas serangan setelah kembali gagal meraih kemenangan dalam pramusim.
Susunan pemain Chelsea versus AC Milan:
Chelsea (4-2-3-1): 1-Robert Sanchez (PG); 29-Wesley Fofana, 34-Josh Acheampong, 21-Jorrel Hato (30-Aaron Anselmino 75′), 25-Moises Caicedo (31-Reggie Watson 85′), 45-Romeo Lavia, 2-Marco Palestra, 7-Pedro Neto (47-Geovany Quenda 58′), 20-Joao Pedro (43-Misha Mudryk 85′), 18-Danny Welbeck (15-Nicolas Jackson 58′), 10-Cole Palmer (Estavao 85′).
Manajer: Xabi Alonso
AC Milan (3-4-2-1): 96-Lorenzo Torriani (PG); 42-Filippo Terracciano (35-Valery Vladimirov 60′), 5-Koni De Winter (46-Matteo Gabbia 46′), 31-Strahinja Pavlovic (13-Sankhoun Diawara 46′), 21-Samuel Chukwueze (56-Alexis Saelemaekers 46′), 14-Luka Modric (30-Ardon Jashari 46′), 28-Christian Comotto, 2-Pervis Estupinan (33-Davide Bartesaghi 46′), 8-Ruben Loftus-Cheek (4-Samuele Ricci 59′), 10-Rafael Leao, 73-Francesco Camarda (9-Goncalo Ramos 46′).
Pelatih: Ruben Amorim
