Bukan prank atau hoax April mop. Tim nasional Italia kembali gagal ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya. Setelah absen di dua edisi terakhir masing-masing di 2018 di Rusia dan empat tahun berselang di Rusia, kini Gli Azzurri kembali menjadi penonton pada edisi 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Hal ini terjadi setelah alami kekalahan dramatis atas Bosnia & Herzegovina di babak final play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Bilino Polje, Zenica pada Rabu, 1 April 2026 dini hari WIB berakhir dengan kemenangan adu penalti 4-1 Boznia & Herzegovina, setelah di waktu normal hingga extra time skor sama kuat 1-1.
Italia sesungguhnya punya peluang menang sebab mampu memimpin lebih dahulu melalui Moise Kean di menit ke-15. Sayangnya, Bosnia berhasil mencetak gol balasan di menit ke-79 melalui Haris Tabakovic.
Kebangkitan Bosnia tidak lepas dari kartu merah yang diterima Alessandro Bastoni di menit ke-41 yang memaksa Italia harus bermain dengan 10 pemain.
Dalam drama adu tos-tosan. Para eksekutor Bosnia terlihat begitu tenang. Benjamin Tahirovic dengan tenang menaklukkan Gianluigi Donnarumma.
Apes bagi Italia ketika Francesco Pio Esposito gagal mengeksekusi penalti. Tendangan pemain muda Inter Milan itu melambung di atas mistar gawang.
Haris Tabakovic dan Kerim Alajbegovic berhasil menjaga momentum bagi Bosnia setelah tembakannya berhasil mengoyak gawang Donnarumma. Tendangan Bryan Cristante membentur mistar gawang yang membuat Italia benar-benar di bibir jurang kekalahan.
Hanya Sandro Tonali yang menjadi satu-satunya algojo Italia yang berhasil menjalankan tugas. Esmir Bajraktarevic kemudian memastikan kemenangan Bosnia dengan gol penentunya.
Kegagalan ini tentu menjadi pukulan besar bagi sepak bola Italia. Masa depan sang pelatih pun dipertanyakan. Namun, Presiden FIGC, Gabriele Gravina memberikan garansi bahwa Gattuso masih dibutuhkan timnas Italia.
“Kondisi mental kami cukup jelas, terutama mengingat bagaimana hasil pertandingan berkembang,” buka Gabriele Gravina.
Ia melihat di balik kekalahan menyedihkan ini ada secercah harapan terkait perkembangan timnas dalam beberapa bulan terakhir.
“Izinkan saya memuji para pemain, yang telah berkembang pesat dalam beberapa bulan terakhir. Banyak dari Anda tidak dapat sepenuhnya menghargai suasana yang tercipta akhir-akhir ini.”
Ia juga mengakui peran legenda timnas Italia, Gianluigi Buffon yang ikut membantu Gattuso.
“Kami ingin memberikan kegembiraan kepada para penggemar kami, dan saya ingin memuji Rino Gattuso. Ia adalah pelatih hebat, saya memintanya untuk tetap bersama Gigi Buffon, memimpin tim ini,” harapnya.
Susunan Pemain Timnas Bosnia & Herzegovina versus Timnas Italia:
Timnas Bosnia & Herzegovina (4-4-2): Nikola Vasilj; Sead Kolasinac, Nikola Katic, Tarik Muharemovic, Amar Dedic; Amar Memic, Ivan Basic, Ivan Sunjic, Esmir Bajraktarevic; Edin Dzeko, Ermedin Demirovic.
Timnas Italia (3-5-2): Gianluigi Donnarumma; Riccardo Calafiori, Alessandro Bastoni, Gianluca Mancini; Federico Dimarco, Sandro Tonali, Manuel Locatelli, Nicolo Barella, Matteo Politano; Mateo Retegui, Moise Kean.
