Mikel Arteta memilih melihat sisi positif dari kekalahan Arsenal saat menghadapi Real Betis pada laga pramusim di Aviva Stadium, Dublin, Kamis (6/8/2026) dini hari WIB. Meski The Gunners tumbang 1-3, pelatih asal Spanyol itu menilai timnya memperoleh banyak bahan evaluasi sebelum musim baru dimulai.
Arsenal sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang pada babak pertama. Namun, efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda. Real Betis memanfaatkan setiap kesalahan lawan untuk mencetak tiga gol, sedangkan Arsenal hanya mampu membalas melalui sundulan Piero Hincapie.
Arteta mengaku kecewa dengan hasil akhir karena target utama tim tetap meraih kemenangan, termasuk dalam pertandingan pramusim. Menurutnya, Arsenal sempat tampil baik dalam membangun serangan, tetapi gagal mengubah dominasi menjadi gol.
“Kami datang ke sini untuk memenangkan pertandingan sepak bola. Kami memiliki beberapa momen yang sangat bagus di babak pertama,” ujar Arteta.
Ia juga menyoroti kesalahan sendiri yang membuat Arsenal kebobolan. Dua kehilangan bola dinilai menjadi titik balik yang dimanfaatkan dengan baik oleh Real Betis.
“Kami sangat kecewa dengan cara kami kebobolan gol pertama, kemudian dua kehilangan bola yang berujung pada dua gol berikutnya,” katanya.
Meski demikian, Arteta menilai hasil tersebut tidak sepenuhnya negatif. Ia memainkan total 25 pemain sepanjang pertandingan sehingga ritme permainan tim memang sulit terjaga. Selain itu, kondisi fisik para pemain juga belum berada pada level yang sama karena baru kembali dari masa libur dan program latihan berbeda.
Menurut Arteta, kekalahan pada fase pramusim justru bisa menjadi pengingat agar tim meningkatkan kualitas sebelum kompetisi resmi dimulai.
“Kekalahan seperti ini justru baik terjadi pada masa pramusim untuk membangkitkan semangat yang lebih besar,” ungkapnya.
Setelah menyelesaikan tur pramusim di Spanyol dan Irlandia, Arsenal akan kembali ke London untuk mempersiapkan dua laga berikutnya di Emirates Stadium. Arteta juga menantikan bergabungnya beberapa pemain yang masih menjalani masa istirahat usai membela tim nasional.
Ia turut mengapresiasi dukungan para suporter yang memenuhi stadion di Dublin. Baginya, atmosfer yang diciptakan pendukung menjadi motivasi tambahan bagi tim untuk tampil lebih baik saat musim 2026/2027 resmi dimulai.
