AC Milan ahrus menelan pil pahit saat menghadapi Napoli di semifinal Supercopa Italiana 2025/2026. Rossoneri takluk 0-2 pada pertandingan yang digelar di Stadion Universitas King Saud, Riyadh, Arab Saudi, Jumat (19/12/2025) dini hari WIB.
Kekalahan ini tidak hanya menguburkan harapan Milan ke babak final, juga menggugurkan asa untuk mempertahankan gelar Supercopa Italiana.
Pelatih Milan, Massimiliano Allegri tetap tenang menanggapi kekalahan ini. Ia menilai hasil minor ini tidak perlu dibesar-besarkan karena bisa merusak fokus tim untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.
“Hanya ketenangan yang dapat membantu kita mencapai tujuan untuk finis di empat besar. Kita telah kalah dalam dua pertandingan piala, tetapi kita benar-benar harus kembali ke jalur yang benar dan memperbaiki kesalahan yang telah kita buat,” tandas Allegri.
Pelatih asal Italia itu pun menilai formasi yang dipakainya masih tetap berpengaruh. Di laga kontra Napoli, Milan memulai dengan formasi 3-5-2. Lalu di tengah pertandingan, Allegri mengubah ke 4-4-2.
Allegri punya alasan mengubah formasi tersebut untuk mengimbangi taktik Napoli yang sangat agresif di sisi sayap.
“Malam ini adalah pertandingan yang membutuhkan penyesuaian. Tetapi satu pertandingan seharusnya tidak membatalkan apa yang telah kita kerjakan selama tiga bulan. Kita perlu menganalisis semuanya dengan jernih dan tenang.”
Sementara itu, Adrien Rabiot menilai kekalahan dari Napoli tidak bisa dilihat semata-mata karena absennya sejumlah pemain kunci seperti Rafael Leao dan Santiago Gimenez.
“Tidak, saya rasa tidak. Perbedaannya bukan karena Gimenez ada di sana bulan lalu. Dan kami mencetak gol bahkan ketika Leao tidak ada. Ini bukan tentang kehilangan pemain.”
Pemain asal Prancis itu menegaskan pentingnya soliditas dan kerja sama di antara para pemain. Ia berharap hal-hal tesebut bisa terlihat lagi di laga-laga berikutnya.
“Kita perlu mendapatkan kembali kekompakan dan soliditas yang sedikit hilang dalam beberapa pertandingan terakhir,” tutup Rabiot.
