Kabar mengejutkan datang dari Premier League, tepatnya Chelsea. Sang pelatih, Enzo Maresca pun harus kehilangan pekerjaan setelah dipecat klub. Keputusan ini disampaikan pihak The Blues secara resmi pada Kamis, 1 Januari 2026.
Keputusan tersebut benar-benar mengagetkan. Sebab, pelatih asal Italia itu berhasil mempersembahkan dua gelar di tahun 2025 yakni UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub FIFA.
Meski demikian, tampaknya dua trofi tersebut belum cukup memuaskan manajemen klub sehingga mereka harus mengakhiri kerja sama dan mencari pelatih baru yang diharapkan bisa memenuhi ekspektasi.
“Selama memimpin Chelsea, Enzo berhasil mempersembahkan gelar UEFA Conference League dan FIFA Club World Cup. Capaian tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah klub. Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan jasanya,” tandas Chelsea di situs resmi klub.
Pihak klub menegaskan apa yang sudah ditorehkan Maresca dan kontribusinya selama berada di Stamford Bridge akan selalu dikenang.
Tentu saja keputusan ini menimbulkan pro dan kontra. Mantan kapten Chelsea, John Terry pun angkat bicara.
Melalui video yang diunggah ke TikTok, mantan pemain internasional Inggris itu tak kuasa menyembunyikan kekagetannya.
“Saya tahu belakangan ini segala sesuatunya tidak berjalan sesuai keinginannya. Anda bisa melihat dan mendengar bahwa ada ketegangan,” bebernya.
Ia menegaskan dirinya sama sekali tidak tahu akan apa yang terjadi. Hal ini cukup beralasan karena ia tidak terlibat dalam urusan dengan tim utama Chelsea.
“Saya menerima begitu banyak panggilan telepon pagi ini setelah berita itu, dan semua orang mengharapkan saya tahu apa yang sedang terjadi. Saya sama sekali tidak tahu apa yang sedang terjadi, saya tidak terlibat dalam tim utama jadi saya tidak tahu.”
Ia memprediksi pemutusan kerja sama ini terjadi lantaran adanya ketegangan antara pelatih dan pemilik klub.
“Hanya pendapat saya dari jauh, jelas ada ketegangan antara manajer dan pemilik, dan mereka telah mengambil keputusan ini.”
Ia menilai penampilan Chelsea belum sepenuhnya konsisten. Sempat bermain baik menghadapi Barcelona, namun kemudian menurun.
“Ini sangat mengejutkan karena tiga atau empat minggu yang lalu, kami bermain sangat baik melawan Barcelona. Itu sangat bagus, dan empat minggu kemudian, performa dan hasilnya jelas tidak cukup baik.”
Ia bahkan memberi penilaian persoalan terkait kualitas sang pelatih. Menurutnya, Maresca belum punya banyak pengalaman dan ini menjadi pekerjaan pertamanya menangani tim utama di kompetisi elite seperti Premier League.
“Saya pikir seperti skuad, manajer juga kurang berpengalaman. Ini pekerjaan tetap pertamanya di level tertinggi, dan dia telah mengakui bahwa dia masih belajar dan kadang-kadang membuat kesalahan.”
