Dunia kompetitif Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) di Indonesia kembali memanas. Menjelang dimulainya MPL ID Season 17 pada 27 Maret 2026, sorotan utama tertuju pada salah satu organisasi esports terbesar di dunia, Team Liquid ID (TLID). Setelah menjalani musim ke-16 yang penuh tantangan—di mana mereka harus puas finis di posisi ke-9—TLID melakukan perombakan besar-besaran demi mengembalikan kejayaan tim yang sebelumnya dikenal dengan nama Aura Fire ini.

Berikut adalah ulasan lengkap mengenai roster Team Liquid ID (TLID) untuk menyongsong MPL ID Season 17. Artikel ini disusun berdasarkan data transfer terbaru, rumor aktual, dan jadwal resmi liga yang akan segera bergulir.
Era Baru di Bawah Bendera Liquid
Sejak resmi mengakuisisi slot Aura Fire, Team Liquid belum benar-benar menemukan “resep” juara di tanah air. Season 17 dipandang sebagai momentum krusial bagi organisasi asal Belanda ini untuk membuktikan bahwa investasi besar mereka di Indonesia tidak sia-sia. Dengan manajemen yang lebih matang dan evaluasi mendalam dari kegagalan musim lalu, TLID tampil dengan wajah yang lebih segar namun tetap mempertahankan pilar-pilar potensial.
Daftar Roster Team Liquid ID MPL ID Season 17
Berdasarkan informasi terbaru dan pendaftaran resmi tim ke pihak Moonton, berikut adalah susunan pemain (roster) yang akan memperkuat Team Liquid ID:

Analisis Mendalam: Kekuatan dan Perubahan Strategi
1. Pertahanan Kokoh di EXP Lane: Aran
Aran tetap menjadi pilar yang tak tergantikan. Dikenal dengan kemampuannya menggunakan hero-hero fighter yang agresif, Aran diharapkan bisa memberikan tekanan konstan kepada lawan. Keunggulan Aran bukan hanya pada mekanik, tetapi juga kemampuannya untuk melakukan cutting minion dan membuka ruang bagi rekan setimnya. Di Season 17, konsistensi Aran akan diuji menghadapi EXP Laner tangguh lainnya seperti Lutpii (ONIC) atau Luke (EVOS).
2. Kevin: Beban Berat di Pundak Jungler Muda
Salah satu perubahan yang paling diperhatikan adalah peran Kevin di posisi Jungler. Setelah rumor kedatangan pemain veteran seperti KarlTzy sempat mencuat di komunitas (meskipun KarlTzy akhirnya tetap di Filipina untuk Season 17), TLID memilih untuk memberikan kepercayaan penuh pada talenta lokal. Kevin harus membuktikan bahwa ia mampu bersaing dengan Jungler papan atas dunia seperti Kairi (ONIC) dan Super Kenn (RRQ). Penguasaan hero assassin yang sedang kembali ke meta akan menjadi kunci sukses bagi Kevin.
3. Sinergi Mid-Lane: Drichel dan Lyoni
Keberhasilan sebuah tim MLBB modern sangat bergantung pada koneksi antara Mid Laner dan Roamer. Drichel dan Lyoni memiliki tugas berat untuk memenangkan early game. Dengan perubahan patch terbaru yang memberikan keuntungan pada rotasi cepat, koordinasi mereka dalam melakukan ganking akan menentukan apakah TLID bisa mendominasi jalannya pertandingan atau justru tertekan.
4. Kyou dan Ekspektasi Gold Lane
Di posisi Gold Lane, Kyou menjadi tumpuan untuk memberikan damage besar saat pertandingan memasuki menit ke-12 ke atas. Menghadapi Gold Laner kelas dunia seperti Kelra (yang kini berseragam ONIC) atau Emann (BTR), Kyou dituntut untuk bermain lebih disiplin dan meminimalisir kesalahan posisi.
Persaingan Ketat di MPL ID S17
Team Liquid ID tidak akan menjalani jalan yang mudah. Musim ini diikuti oleh 9 tim elit, termasuk pendatang baru yang mengakuisisi slot Rebellion, yakni Natus Vincere (NAVI). Berdasarkan jadwal resmi, TLID akan langsung menghadapi ujian berat di pekan pertama:
-
Pekan 1 (Sabtu, 28 Maret 2026): Team Liquid ID vs Natus Vincere (NAVI).
-
Pekan 1 (Minggu, 29 Maret 2026): EVOS Glory vs Team Liquid ID.
Laga melawan NAVI akan menjadi pembuktian awal apakah perombakan roster ini berjalan efektif, sementara pertandingan melawan EVOS akan menjadi “Derby Biru” yang selalu dinanti oleh para penggemar.
Harapan dan Target: Menuju M7 World Championship
Target TLID musim ini sangat jelas: Playoffs dan Tiket Internasional. Setelah absen cukup lama dari panggung dunia, Team Liquid ID mengincar posisi dua besar agar bisa mewakili Indonesia di ajang M7 World Championship.
Kegagalan di Season 16 di mana mereka berada di dasar klasemen telah memberikan pelajaran berharga. Manajemen tim kini lebih fokus pada chemistry pemain dan penguatan aspek mental. Kehadiran Honjaw sebagai pelatih kepala diharapkan mampu membawa disiplin dan variasi strategi yang lebih luas, terutama dalam menghadapi strategi cheesing atau kejutan dari tim lawan.
“Kami datang ke Season 17 dengan rasa lapar yang lebih besar. Bukan hanya untuk bersaing, tapi untuk menunjukkan identitas Team Liquid yang sebenarnya di Indonesia,” ujar salah satu perwakilan manajemen tim dalam sesi media.
Kombinasi Loyalitas & Ambisi
Roster Team Liquid ID untuk MPL ID S17 adalah kombinasi antara loyalitas pemain lama dan ambisi pemain baru. Dengan hilangnya beban sebagai tim kuda hitam dan transisi penuh ke mentalitas tim juara, TLID memiliki potensi besar untuk menjadi pengganggu dominasi ONIC dan RRQ.
Dukungan dari para fans (Liquid Cavalry) akan sangat menentukan moral para pemain di panggung MPL Arena nanti. Apakah Aran dan kawan-kawan mampu membawa pulang trofi MPL pertama mereka di bawah bendera Liquid? Mari kita saksikan mulai 27 Maret mendatang.
