Pertandingan besar di awal tahun antara Manchester City kontra Chelsea akhirnya berakhis sama kuat. Duel yang digelar di Etihad Stadium pada Senin, 5 Januari 2025 dini hari WIB itu berkesudahan dengan skor 1-1.
City lebih dahulu membuka keunggulan melalui Tijjani Reijnders. Sayangnya, keunggulan tersebut buyar di masa injury time ketika Enzo Fernandez berhasil mencetak gol penyeimbang.
Hasil seri ini tentu tidak diharapkan City yang kembali mengulangi catatan di pekan sebelumnya. City yang ingin terus memberi tekanan pada Arsenal di puncak klasemen kini berjarak enam angka. Posisi dan jumlah poin yang sama dengan Aston Villa.
Sementara itu, Chelsea senang karena bisa tetap membawa pulang poin saat menghadapi tim yang sangat kuat. Hasil ini menjadi catatan yang cukup bagus di laga debut pelatih interim Calum McFarlane.
City yang secara intens menekan Chelsea sepanjang babak pertama haya bisa mencetak satu gol melalui Reijnders. Tusukan dari sisi kanan dan dilanjutkan dengan tembakan keras yang tak bisa digagalkan Filip Jorgensen.
Setelah jeda, giliran Chelsea yang memberikan tekanan maksimal. Momentum terbaik datang di penghujung laga. Keseimbangan lini belakang City yang terganggu menyusul absennya Josko Gvardiol dan Rúben Dias berhasil dimaksimalkan.
Menit keempat masa injury time, umpan silang Malo Gusto dari sisi kanan yang tak bisa dihalau dengan sempurna berhasil dituntaskan Enzo Fernandez untuk membuat skor menjadi sama kuat.
Pelatih City, Pep Guardiola tak sepakat dengan pandangan timnya kehilangan kendali di pertandingan ini.
“Saya tidak setuju [dengan opini yang menyebut City kehilangan kendali]. Mereka mencetak gol dan itulah mengapa Anda menganalisis hasilnya.”
Menurutnya, Chelsea sempat memberi tekanan intens di awal babak kedua.
“Tentu saja mereka meningkatkan permainan dan lebih intens dalam menekan dan mereka memiliki peluang karena kami kehilangan dua bola di awal babak kedua. Tetapi, jika Anda percaya bahwa mereka mengubah momentum, oke. Mungkin Anda lebih tahu.”
Pelatih asal Spanyol itu menyadari lawan yang dihadapi adalah tim juara dunia dengan materi pemain top.
“Chelsea adalah tim juara dunia. Bukan pemain akademi yang ada di sana. Pemain kelas atas. Jadi, mengendalikan permainan selama 90 menit menghadapi tim seperti itu sangat, sangat sulit.”
Meski demikian, ia menyadari masih banyak hal yang harus dibenahi di laga-laga selanjutnya.
Susunan pemain Manchester City versus Chelsea:
Manchester City: Gianluigi Donnarumma; Nico O’Reilly, Josko Gvardiol, Ruben Dias, Matheus Nunes; Tijjani Reijnders, Rodri, Bernardo Silva; Phil Foden, Rayan Cherki; Erling Haaland.
Pelatih: Pep Guardiola.
Chelsea: Filip Jorgensen; Malo Gusto, Benoit Badiashile, Trevoh Chalobah, Josh Acheampong; Enzo Fernandez, Reece James; Pedro Neto, Cole Palmer, Estevao; Joao Pedro.
Pelatih: Calum McFarlane.
