Real Madrid kembali dirundung malang. Usai kalah dari Barcelona di final Piala Super Spanyol, kali ini Los Blancos kembali menelan pil pahit di babak 16 besar Copa del Rey 2025/2026.
Lebih menyakitkan lagi, El Real takluk dari tim divisi 2, Albacete dengan skor 2-3 pada pertandingan yang berlangsung di Estadio Carlos Belmonte pada Kamis, 15 Januari 2026 dini hari WIB.
Kegagalan melangkah ke babak perempat final ini sekaligus menandai debut pahit sang pelatih anyar, Alvaro Arbeloa yang beberapa jam sebelumnya ditunjuk menggantikan Xabi Alonso.
Real Madrid memang mendominasi pertandingan. Namun, tuan rumah tampil efektif. Satu gol dari Javi Villar dan sepasang gol Jefte Betancor menjadi bukti sekaligus pembeda di pertandingan ini.
Sementara itu, Real Madrid hanya mampu mencetak dua gol melalui Franco Mastantuono dan Gonzalo Garcia.
Kekalahan ini menghentikan harapan Madrid untuk meraih banyak gelar musim ini. Pupus sudah harapan menjadi juara Copa del Rey. Sementara itu, Albacete berhak ke perempat final.
Arbeloa angkat bicara usai pertandingan. Ia mengaku hasil ini menjadi sebuah tragedi. Kekalahan yang jelas menyakitkan semua pihak.
“Di klub ini, hasil imbang selalu buruk, sebuah tragedi. Ini menyakitkan, dan saya yakin semua fans kami juga merasakan sakit hati. Kami tahu betapa sulitnya; kami melihatnya saat melawan Talavera,” tandasnya.
Mantan pelatih Castilla itu menegaskan kekalahan ini menjadi tangung jawabnya, bagian dari keputusannya dalam menentukan susunan pemain dan melakukan perubahan.
“Saya yang bertanggung jawab dan patut disalahkan. Mengenai susunan pemain dan perubahan, saya hanya bisa berterima kasih kepada para pemain. Dan sekarang saatnya untuk memulihkan diri untuk hari Sabtu.”
Ia mengaku tak takut berhadapan dengan kegagalan. Ia yakin kekalahan ini menjadi pelecut bagi mereka untuk menjadi lebih baik di laga-laga selanjutnya.
“Dalam konferensi pers kemarin saya sudah mengatakannya. Saya tidak takut akan kegagalan. Dan saya memahami siapa pun yang ingin menjelaskan kekalahan ini sebagai kegagalan.”
Dengan bahasa puitis, Arbeloa mengatakan kegagalan adalah jalan menuju kesuksesan.
“Kegagalan adalah jalur menuju kesuksesan. Itu akan membuat saya lebih baik. Itu akan menjadikan kami lebih baik.”
Ia mengakui sudah sering mengalami kegagalan. Dari setiap kegagalan itu banyak hal bisa dipelajari.
Di pertandingan ini, Arbeloa melakukan sejumlah rotasi. Ia berani untuk tidak menurunkan Jude Bellingham dan Kylian Mbappe.
Susunan Pemain Albacete versus Real Madrid:
Albacete (4-4-2): Raul Lizoain; Lorenzo Aguado, Carlos Neva, Javi Moreno, Daniel Bernabeu; Ale Melendez, Javi Villar, Antonio Pacheco, Capi; Jose Carlos Lazo, Dani Escriche.
Real Madrid (4-3-3): Andrii Lunin; David Jimenez, Dean Huijsen, Raul Asencio, Fran Garcia; Federico Valverde, Jorge Cestero, Arda Guler; Franco Mastantuono, Gonzalo Garcia, Vinicius Junior.
