Dunia mobile dan PC gaming kembali diguncang oleh pengumuman besar dari GRYPHLINE. Setelah melalui serangkaian uji teknis dan fase beta tertutup yang intensif sepanjang tahun 2024 dan 2025, Arknights: Endfield akhirnya mendapatkan tanggal rilis resminya. Pengumuman ini disampaikan secara megah di panggung The Game Awards 2025, diiringi dengan penampilan eksklusif dari band ternama OneRepublic yang membawakan lagu tema “Give Me Something”.

Bagi para penggemar setia Arknights maupun pendatang baru yang menantikan RPG dengan kedalaman strategi dan visual memukau, penantian panjang tersebut akan segera berakhir.
Jadwal Rilis Resmi dan Platform
Berdasarkan pengumuman resmi yang dirilis GRYPHLINE, Arknights: Endfield akan diluncurkan secara global pada 22 Januari 2026.
Peluncuran ini akan dilakukan secara serentak di seluruh dunia (simultaneous global launch), yang berarti pemain dari berbagai wilayah tidak perlu menunggu jeda waktu seperti pada beberapa judul gacha lainnya. Game ini akan tersedia di berbagai platform utama untuk memastikan jangkauan pemain yang maksimal:

-
PlayStation 5: Menawarkan pengalaman visual terbaik dengan resolusi 4K dan dukungan fitur haptic feedback pada kontroler DualSense, memberikan sensasi imersif saat melakukan combat real-time.
-
PC (Windows): Tersedia melalui klien resmi dan kemungkinan besar melalui distribusi platform seperti Epic Games Store (berdasarkan pola pendaftaran wishlist saat ini). Versi PC mendukung kustomisasi grafis tingkat tinggi dan kontrol mouse/keyboard yang presisi untuk manajemen markas.
-
Mobile (Android & iOS): Versi mobile tetap menjadi fokus utama, dengan optimisasi kontrol layar sentuh yang memungkinkan permainan tetap fluida meskipun memiliki mekanik yang kompleks.
Gryphline juga mengonfirmasi bahwa game ini akan mendukung fitur cross-platform, memungkinkan pemain untuk melanjutkan progres permainan mereka dari PC ke mobile atau sebaliknya dengan mulus.
Ulasan Lengkap Arknights: Endfield: Evolusi Berani dari Tower Defense ke Real-Time RPG
Berdasarkan data dari Beta Test II yang berlangsung pada akhir 2025, Arknights: Endfield bukan sekadar sekuel; ini adalah evolusi radikal dari pendahulunya. Jika Arknights orisinal dikenal sebagai raja genre Tower Defense, maka Endfield adalah perpaduan ambisius antara Real-Time 3D RPG dengan simulasi manajemen industri yang mendalam.

Berikut adalah ulasan mendalam mengenai aspek-aspek kunci dalam game ini:
1. Sistem Pertarungan (Combat System) yang Revolusioner
Berbeda dengan sistem turn-based atau tower defense, Endfield mengusung pertarungan aksi real-time dengan kontrol satu karakter utama sambil memimpin skuad yang terdiri dari empat Operator.
-
Mekanik Skuad & Skill Gauge: Pemain mengendalikan satu karakter secara langsung, sementara tiga karakter lainnya dikendalikan oleh AI yang cukup cerdas. Namun, inti strateginya terletak pada “Shared Skill Gauge”. Anda tidak hanya menekan tombol sembarangan; Anda harus mengelola energi tim untuk memicu Combo Skills yang menghancurkan.
-
Reaksi Elemental & Status Break: Sistem pertarungan sangat bergantung pada elemen. Operator memiliki elemen spesifik (seperti Heat, Electric, Cryo, dll.) yang jika digabungkan akan memicu reaksi elemental. Mekanik “Break” juga diperkenalkan, di mana pemain dapat memberikan status Lift (mengangkat musuh), Knock Down (menjatuhkan), yang kemudian bisa diakhiri dengan serangan tipe Crush atau Breach untuk damage masif.
-
Polesan Animasi: Pada Beta Test II, terlihat jelas bahwa Gryphline telah merombak animasi bertarung. Fitur Perfect Dodge kini memungkinkan pemain menghindari serangan tanpa memutus rantai combo, memberikan aliran pertarungan yang jauh lebih cepat dan responsif dibandingkan uji teknis awal tahun 2024.
2. AIC: Bukan Sekadar Base Building Biasa
Salah satu fitur paling unik—dan mungkin paling kontroversial bagi pemain kasual—adalah Automated Industry Complex (AIC). Ini bukan sekadar fitur dekorasi asrama seperti di game lain.
-
Simulasi Pabrik Ala Factorio: Pemain bertugas sebagai “Endministrator” yang harus membangun infrastruktur di planet Talos-II. Anda harus menambang sumber daya, memurnikannya menggunakan mesin, dan menghubungkan semuanya dengan conveyor belt (ban berjalan) dan jaringan listrik.
-
Integrasi dengan Gameplay: AIC sangat krusial untuk progres karakter. Anda tidak bisa hanya mengandalkan grinding monster untuk mendapatkan material terbaik; Anda harus memproduksinya. Fitur “Strategic View” (dapat diakses dengan tombol Caps Lock di PC) memungkinkan pemain melihat jalur produksi mereka dari atas, memudahkan manajemen pabrik yang kompleks.
-
Dampak Nyata: Bangunan yang Anda buat di dunia (seperti zipline untuk transportasi cepat) bersifat permanen dan fisik, membantu Anda menjelajahi peta yang luas dan berbahaya.
3. Cerita dan Dunia: Misteri Talos-II
Cerita Endfield terjadi di planet Talos-II, sebuah bulan yang mengorbit gas raksasa, terpisah jauh dari latar Terra di game orisinal.

-
Premis: Mengambil latar waktu sekitar satu abad setelah peristiwa “Cosmic Gate” yang membuat para pionir terdampar, peradaban manusia harus bertahan hidup melawan ancaman supranatural bernama “Corruption” dan makhluk anorganik “Aggeloi”.
-
Naratif yang Lebih Sinematik: Salah satu kritik pada tes awal adalah penyampaian cerita yang kaku. Pada versi final ini, Gryphline telah merombak hampir 80-90% cutscene, menghadirkan dialog bercabang dan animasi wajah yang jauh lebih ekspresif. Pemain akan bertemu dengan berbagai faksi dan Operator baru yang penuh warna.
-
Karakter Baru: Beta terbaru memperkenalkan 9 Operator baru, termasuk Ardelia (healer unik yang menggunakan mekanisme ‘domba hantu’), Perlica (pengguna serangan listrik jarak jauh), dan Pogranichnik (tipe damage dealer fisik yang brutal). Desain karakter tetap mempertahankan estetika tech-wear khas Arknights namun dalam format 3D anime yang sangat detail.
4. Kualitas Visual dan Performa
Menggunakan engine Unity yang dimodifikasi secara ekstensif, Endfield menawarkan visual cel-shaded yang tajam. Lingkungan di Talos-II terasa asing namun indah, dengan padang gersang yang kontras dengan struktur metalik futuristik.
-
Optimisasi: Laporan dari Beta Test II menunjukkan performa yang stabil di PC dan PS5. Versi mobile masih menuntut spesifikasi tinggi, namun opsi grafis yang fleksibel memungkinkan game berjalan di perangkat mid-high range.
Analisis Pasar dan Antusiasme Komunitas
Dengan 30 juta pra-registrasi yang tercatat hingga Desember 2025, Arknights: Endfield diprediksi akan menjadi salah satu rilis terbesar di kuartal pertama 2026.
Komunitas menyambut positif keputusan pengembang untuk menunda rilis hingga 2026 demi memoles gameplay. Perubahan pada sistem combat yang kini lebih “menggigit” dan rewarding dianggap sebagai langkah tepat untuk membedakan diri dari kompetitor seperti Genshin Impact atau Wuthering Waves. Lagu tema dari OneRepublic juga dianggap sebagai strategi pemasaran cerdas untuk menjangkau audiens barat yang lebih luas.
Namun, tantangan terbesar tetap ada pada sistem AIC. Apakah pemain mobile yang terbiasa dengan permainan cepat akan betah mengatur conveyor belt dan manajemen listrik yang rumit? Gryphline tampaknya sadar akan hal ini dengan menyediakan fitur preset dan blueprint untuk memudahkan pemain yang kurang menyukai aspek mikromanajemen.
Ekspektasi Tinggi
Arknights: Endfield tampaknya siap memenuhi ekspektasi tinggi yang dibebankan padanya. Game ini bukan sekadar cash-grab yang memanfaatkan nama besar IP-nya, melainkan sebuah upaya serius untuk menggabungkan aksi RPG, strategi, dan simulasi manajemen dalam satu paket yang kohesif.
Bagi Anda yang menyukai eksplorasi dunia asing, pertempuran taktis yang cepat, dan kepuasan melihat pabrik otomatis Anda bekerja sempurna, tanggal 22 Januari 2026 adalah hari yang wajib ditandai di kalender Anda.
Spesifikasi Minimum (Perkiraan Berdasarkan Beta):
-
PC: NVIDIA GeForce GTX 1060 / Ryzen 5
-
Mobile: Snapdragon 8 Gen 2 / iPhone 13 Pro ke atas disarankan untuk pengalaman optimal.
-
Storage: ±30-40 GB
Siapkan diri Anda, Endministrator. Talos-II menunggu untuk ditaklukkan.
