Mahasiswa Baru Deklarasikan Jihad Akademik
Ditulis oleh : Minan Jauhari, S.Sos.I. M.Si - Bidang :

23 Agustus 2016 - 12:55:19 WIB

HUMAS-Sebanyak 1822 mahasiswa baru Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember, mendeklarasikan dirinya melakukan jihad akademik dengan mengutuk dan menolak keras Narkoba, Radikalisme, dan Seks Bebas. Deklarasi ini dikumandangkan saat pembukaan orientasi pendidikan (ORDIK) dilapangan depan kampus IAIN Jember.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Jember, Drs. Kh. Abdul Muqit Arief, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Mohammad Thamrin, Rektor IAIN Jember, Babun Suharto beserta Wakil Rektor, jajaran Dekanat serta dewan eksekutif mahasiswa IAIN Jember.

Wakil Bupati Jember, Abdul Muqit Arief, dalam penyampaian kata sambutan langsung memberikan apresiasi atas deklarasi yang telah dilakukan mahasiswa baru tersebut. "Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Jember, sangat mengapresiasi apa yang dilakukan mahasiswa baru IAIN Jember, mereka dengan kesadaran sendiri Mendeklarasikan perang terhadap narkoba, sex bebas, dan Radikalisme," ungkapnya.

Menurut dia, sebagai mahasiswa yang berasal dari kampus agama, sudah seharusnya memberikan contoh dan mengawali perang terhadap narkoba. "Tentunya, tidak hanya deklarasi saja tetapi harus ada tindak lanjutnya dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa IAIN Jember harus menyampaikan dan mengajak kepada masyarakat agar menjauhi narkoba, sex bebas, dan aliran radikal," katanya.

Bahkan, lanjut Muqit, harus ada langkah konkrit misalnya dengan membentuk kader anti narkoba, anti sex bebas, dan anti gerakan radikal. "Saya kira harus diwujudkan sebagai langkah dan bukti konkrit dari mahasiswa IAIN Jember," ungkapnya.

Rektor IAIN Jember, Babun Suharto, menyatakan, perang terhadap narkoba, sex bebas, dan gerakan radikal merupakan komitmen bersama yang telah dibangun oleh seluruh civitas akademika IAIN Jember. "Ini adalah bentuk konkrit kami, untuk melawan narkoba, sex bebas, dan gerakan radikal," katanya.

Apalagi, lanjut Babun, tiga penyakit tersebut sudah mulai masuk ke sendi sendi kehidupan tidak terkecuali kampus. "Kampus sudah mulai diserang, makanya kita harus melawan dan mengantisipasinya sejak awal," tambahnya.

Sementara, acara pembukaan orientasi pendidikan itu diakhiri dengan penyematan tanda peserta yang dilakukan wakil Rektor Bidang Pengembangan Akademik, H Nur Solikin, S.Ag., M.H. (Minan-Winarno)

 

LINK TERKAIT
AGENDA TERBARU
STATISTIK PENGUNJUNG
  • Browser :
  • OS : Unknown Platform
  • Dikunjungi sebanyak : 1051133 kali
FLAG TRAFFIC
    Flag Counter