header-int

PUSHPASI FAKULTAS SYARIAH FGD TATA KELOLA PEMILU SERENTAK 2024

Kamis, 01 Apr 2021, 15:44:52 WIB - 114 View
Share
PUSHPASI FAKULTAS SYARIAH FGD TATA KELOLA PEMILU SERENTAK 2024

Humas - Pusat Studi Hukum, Pancasila dan Konstitusi (PUSHPASI) Fakultas Syariah IAIN Jember ikut berpartisipasi dalam persiapan Pemilu serentak tahun 2021. Salah satunya dengan melaksanakan kegiata Focus Group Discussion (FGD) Tata Kelola Pemilu dengan tema “Menyiapkan Tata Kelola Pemilu Serentak Tahun 2024”.

Acara yang diselenggarakan di Ruang Meeting Dekan Fakultas Syariah pada Senin (29/3) bertujuan untuk menyumbang pemikiran kepada bangsa dan Negara, dan juga sebagai bentuk kesigapan dalam menanggapi persoalan pemilu serentak mendatang tahun 2024.

Dalam FGD kali ini menghadirkan dua narasumber yang ahli dalam bidang politik, hukum dan pemilu uaitu Ahmad Hanafi, S.E., MM., Komisioner KPU Jember dan Basuki Kurniawan, S.H., M.H. Dosen Fakultas Syariah IAIN Jember. Dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Syariah Prof. Dr. M. Noor Harisudin, M.Fil.I, Solikhul Hadi, S.H. M.H., Direktur PUSHPASI Fakultas Syariah, segenap Dosen dan Mahasiswa Hukum Tata Negera Fakultas Syariah.

Dalam pembukaanya, Prof Haris menyampaikan manfaat dan tujuan diadakan acara diskusi ini, “Kegiatan ini menjadi sangat penting diadakan guna memperkuat bidang akademik Fakultas Syariah IAIN Jember. Hal ini pula sebagai bentuk tidak lanjut dari kerjasama antara Fakultas Syariah dan KPU Jember selama ini. Selain itu, acara ini untuk menyikapi secara kritis pemilu serentak pada tahun 2024 nanti dan juga memberi masukan agar pada Pemilu tahun 2024 berjalan secara demokratis, bersih dan berkualitas.” Ungkap Prof. Haris yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN se-Indonesia.

Persiapan Pemilu Serentak menjadi poin penting dalam upaya untuk meningkatkan kehadiran pemilih ke Tempat Pemungutan Suara (TPU), efesiensi anggran serta mengurangi konflik. Dalam kasus ini dijelasakan oleh Ahmad Hanafi, narasumber pertama. “Hal-hal yang perlu disiapkan dalam pelaksanaan Pemilu serentak 2024 mendatang diantaranya kecukupan waktu bagi partai publik untuk melakukan persiapan pencalonan, termasuk bagi perseorangan dalam menyiapkan syarat dukungan calon pemilihan serentak 2024, proses adminitrasi, eksekusi anggaran dan kondisi alam yang dapat mempengaruhi pelaksanaan seperti penggunaan logistik maupun proses pemungutan suara,” terangnya.

Sedangkan Pemateri Kedua, Basuki Kurniawan menambahkan “Terdapat beberapa perbaikan pelaksanaan sistem Pemilu Serentak 2024 mendatang diantaranya penggunaan Sistem Rekapitulasi Elektronik (Sirekap) agar masuk dalam revisi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu, memaksimalkan IT dalam proses pemilihan umum baik di pusat maupun di daerah dan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)  harus medapatkan asuransi Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) ketenagakerjaan. Harapannya dalam pemilihan Presiden, DPR dan DPRD jangan dilakukan secara serentak agar masyarakat lebih fokus terhadap pemimpin pilihannya,” tambahnya. (Humas/Cahya)

iain-jember Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember.
Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTIN) terkemuka di wilayah tapalkuda, IAIN Jember terus berbenah untuk menjadi Universitas Islam Negeri pertama di wilayah tapalkuda. Berbagai sarana dan prasana pendidikan, Mahad dan Gedung Dosen yang megah telah diresmikan oleh Menteri Agama RI pada awal tahun 2017.

Jl. Mataram No. 1 Mangli, Jember 68136, Jawa Timur, Indonesia

+62 331-487550, 427005

+62 331-427005

info@iain-jember.ac.id

© 2021 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember Follow Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember : Facebook Twitter Linked Youtube